Ditanya 'Drama' Panjang dengan Said Didu, Luhut: Nggak Kepikir

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 14 Apr 2020 23:19 WIB
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandajaitan saat menjalani wawancara dengan detikcom di acara Blak-blakan, Kamis (19/7).
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bicara soal kasusnya dengan Said Didu. Setelah drama panjang, akhirnya Said Didu minta maaf atas komentarnya mengenai Luhut.

Namun, pihak Luhut tetap ingin membawa kasusnya ke ranah hukum. Bagaimana kelanjutannya?

Luhut justru enggan bicara banyak soal masalahnya dengan Said Didu. Dia menyebut soal kasusnya yang hendak di bawa ke ranah hukum adalah urusan anak buahnya.

"Malah nggak kepikir itu soal itu saya. Nggak tau itu urusannya anak buah saya aja itu mereka," kata Luhut dalam video conference, Selasa (14/4/2020).

Sebelumnya pada 27 Maret lalu, Said mengunggah sebuah video bertajuk 'MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, DAN UANG'. Dia mengomentari habis-habisan langkah pemerintah menangani Corona, bahkan sampai menyebut Luhut hanya mementingkan uang lewat proyek ibu kota.

Video berdurasi 22 menit 44 detik tersebut ditanggapi oleh pihak Luhut yang tersinggung. Jubir Menko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi, meminta Said Didu minta maaf. Jika dalam 2x24 jam tidak ada permintaan maaf, sebut Jodi, pihaknya akan menempuh jalur hukum.

"Bila dalam 2x24 jam tidak minta maaf, kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku," kata juru bicara Menko Luhut, Jodi Mahardi, lewat keterangan pers tertulis kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).

Said Didu kemudian mengklarifikasi bahwa pernyataan 'Luhut Hanya Pikirkan Uang, Uang dan Uang' merupakan bentuk kritik yang ditujukan untuk Luhut selama mengatasi virus Corona.

Melalui analisisnya, ia menilai Luhut lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan di bidang investasi. Said pun memberikan surat permintaan maafnya ke Luhut.

Namun, Jodi mengatakan pihaknya akan tetap mengajukan kasus ini ke jalur hukum. Dia mengatakan surat tersebut sudah diterima dan dibaca. Namun tidak ada respons dari Luhut dan tetap ingin melanjutkan perkara itu lewat jalur hukum.

"Pak Luhut sudah baca (surat Said Didu). Tidak ada komentar apa-apa. Saya tanyakan apakah dilanjutin proses hukumnya, jawabnya, 'iya'," kata Jodi melalui pesan singkat kepada detikcom, Rabu (8/4/2020).



Simak Video "Ada PSBB, Alasan Said Didu Tak Penuhi Panggilan Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)