Disebut Dapat Perhatian Lebih dari Pemerintah, Apa Kata Driver Ojol?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 15 Apr 2020 12:40 WIB
Ojek online kembali tengah menarik penumpang di kawasan Jakarta Selatan, Senin (13/4/2020). Kementerian Perhubungan mengizinkan ojek online (ojol) untuk kembali mengangkut penumpang wilayah yang menerapkan PSBB.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pemerintah telah menggelontorkan berbagai macam bantuan untuk masyarakat kecil di tengah virus Corona. Namun, satu hal jadi sorotan, perhatian pemerintah untuk driver ojek online dinilai sangat berlebihan.

Menanggapi hal itu, driver ojol merasa pihaknya layak diperhatikan. Menurut Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono saat ini ojol tetap beraktivitas untuk masyarakat di tengah ancaman virus Corona.

"Saat ini kan ojol beraktivitas buat masyarakat juga ya, kami masih kirim makanan dan kebutuhan yang sulit dijangkau di tengah bahaya Corona. Ya kami minta perhatian lah," ujar Igun kepada detikcom, Rabu (15/4/2020).

Belum lagi, Igun mengklaim keadaan driver ojol juga memang memprihatinkan. Apalagi di wilayah yang menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), driver terancam tak punya pemasukan karena bisa dilarang angkut penumpang.

"Keadaan kami juga benar-benar sangat memprihatinkan juga kan, nggak bisa narik penumpang, nggak ada penghasilan," kata Igun.



Simak Video "Pukul-Cueki Laporan Ojol Hilang Motor, Oknum Polisi Bogor Diproses!"
[Gambas:Video 20detik]