Hitachi Ikut Proyek Infrastruktur di Indonesia 2006
Selasa, 13 Des 2005 18:13 WIB
Jakarta -
Hitachi, perusahaan asal Jepang, berminat untuk ikut proyek infrastruktur di Indonesia pada tahun 2006. Proyek yang diliriknya adalah pembangunan ketenagalistrikan (power plant).Keinginan itu diungkapkan oleh Chief Representative Hitachi, Mitsuhiko Shimizu, dalam jumpa pers di Gedung Mid Plaza, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (13/12/2005).Menurut Shimizu, salah satu proyek yang akan dibangun adalah proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Cirebon yang akan menghasilkan listrik 600 mega watt (MW).Untuk proyek ini, Hitachi akan menjadi kontraktor dalam penyediaan atau equipment peralatan pembangkit, khususnya turbin dengan menggandeng perusahaan lokal.Namun Shimizu menolak menyebutkan nama perusahaaan lokal itu dengan alasan proyek ini masih dalam proses tender. Begitu juga dengan nilai proyek, yang dianggap sangat rahasia karena menyangkut harga penawaran. Hitachi berkeinginan ikut proyek tender karena perusahaan sudah cukup lama bergerak dalam penyediaan peralatan ketenagalistrikan. Seperti yang dilakukannya di negara AS, Kanada, Cina, Singapura, India dan juga Jepang.Hitachi juga sudah lama ikut dalam proyek tenaga listrik di Indonesia seperti PLTA Asahan Sumatra Utara, PLTU di Sumatera Selatan, PLTU Tanjung A & B dan perusahaan swasta seperti INCO.Shimizu juga berharap, pemerintah memberikan kemudahan terutama dalam birokrasi dan perpajakan. Hal ini dinilai sangat penting karena investasi private sector di Indonesia masih terkendala oleh dua masalah ini.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































