Enak... Tunjangan PNS Lancar Jaya Meski Ada Corona

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 17 Apr 2020 13:35 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Kementerian Keuangan mencatat belanja pegawai masih mengalami kenaikan dalam realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan hal ini terjadi karena adanya kenaikan gaji pokok dari 2019 ke 2020.

Adanya tunjangan profesi guru, pendidik non pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Agama, guru TK, guru pendidikan dasar dan menengah di Kemendibud.

"Realisasi ini disebabkan adanya kenaikan belanja pegawai hingga 31 Maret 2020," kata Sri Mulyani dalam video conference, Jumat (17/4/2020).

Kemudian Gaji dan Tunjangan pada 31 Maret 2020 teratat Rp 31,9 triliun atau 19,1% terhadap APBN ini untuk pembayaran gaji, uang makan dan tunjangan beras.

Kemudian Honorarium dan Vakasi sebesar Rp 16,7 triliun atau 17,8% terhadap APBN untuk pembayaran honorarium dan tunjangan kinerja.

Dalam paparan disebutkan realisasi belanja pegawai Kementerian/Lembaga hingga Maret 2020 tumbuh 8% dibandingkan 2020.

"Ada kenaikan alamiah (kenaikan pangkat & golongan), kebijakan kenaikan gaji pokok 2019 menjadi base line 2020," ujarnya.

Dia menjelaskan kenaikan realisasi belanja pegawai terjadi pada beberapa KL dengan pagu terbesar diantaranya Kementerian Agama, dan Kementerian Pertahanan.



Simak Video "Pemerintah Akan Tunda Iuran BPJS Ketenagakerjaan hingga Akhir 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)