Mengintip Stok Pangan Bulog di Tengah Pandemi Corona, Cukup?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 20 Apr 2020 13:30 WIB
Pekerja memindahkan beras di Gudang Beras Bulog di Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (15/3/2016). Pemerintah mendorong Bulog untuk menyerap 3-4 juta ton gabah selama musim panen.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bahan pangan menjadi kebutuhan yang sangat penting di tengah pandemi Corona atau COVID-19 seperti sekarang ini. Maka itu, pasokan pangan mesti cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Lalu, bagaimana kondisi pasokan pangan Perum Bulog?

Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan, pasokan beras di Bulog saat ini 1,41 juta ton. Dia menuturkan, pasokan pangan saat ini masih cukup.

"Posisi stok beras masih sangat mencukupi kebutuhan penyaluran yaitu 1,41 juta ton beras yang tersebar di seluruh Indonesia per tanggal 17 April 2020," katanya dalam rapat virtual dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Senin (20/4/2020).

"Stok CBP (cadangan beras pemerintah) sebesar 1,35 juta ton dan beras komersial 56 ribu ton," rincinya.

Kemudian, pasokan daging kerbau 97,41 ton, minyak goreng 1,14 juta kiloliter, gula pasir 9,67 juta ton. Selanjutnya, bawang merah 0,20 ton, bawang putih 29,69 ton, dan telur ayam 79,73 ton.

"Tepung terigu 644 ton," tambahnya.



Simak Video "Deflasi Bahan Pangan, Jokowi: Daya Beli Masyarakat Menurun"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)