Bos BUMN Farmasi Lapor Kesiapan Hadapi Corona ke DPR

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 21 Apr 2020 12:26 WIB
Perusahaan plat merah yang bergerak dalam memproduksi obat-obatan, PT Phapros Tbk, siap meningkatkan produksinya hingga 6 milyar tablet. Berarti tiga kali lebih besar ketimbang sebelumnya yang hanya mampu memproduksi 2 milyar tablet apabila perlluasan pabriknya berjalan lancar.
Ilustrasi/Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta -

Komisi VI DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan bos-bos badan usaha milik negara (BUMN) di sektor farmasi. Rapat virtual tersebut diikuti oleh Direktur Utama (Dirut) PT Bio Farma, Dirut PT Kimia Farma, Dirut PT Indofarma, dan Dirut PT Phapros.

Rapat dibuka oleh Wakil Ketua Komisi VI Aria Bima sekitar pukul 11.40 WIB. Saat membuka rapat, dia menjelaskan Komisi VI DPR RI ingin mengetahui kesiapan BUMN farmasi dalam menghadapi pandemi virus Corona (COVID-19). Rapat dengar pendapat tersebut diputuskan digelar secara terbuka untuk umum.

"Dengan semangat untuk terus berusaha mandiri dalam masalah kesehatan yang mengharuskan kita dalam situasi seperti ini untuk terus menerus berusaha BUMN ada di posisi terdepan dalam mengatasi virus Corona maupun upaya penyembuhan," kata dia dalam rapat virtual yang tayang di situs web DPR RI, Selasa (21/4/2020).

Pihaknya berharap kinerja BUMN farmasi bisa ditingkatkan, termasuk dalam menghadapi virus Corona.

"Maka kita berharap kinerja BUMN farmasi harus lebih ditingkatkan, disinergikan dan tentunya dengan strategi untuk bisa ikut memberikan fasilitasi kesehatan dengan 260 juta masyarakat Indonesia," tambahnya.



Simak Video "Minyak Goreng Mahal-Langka, Komisi VI Minta Satgas Basmi Mafia"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)