Materi Pelatihan Kartu Pra Kerja Disebut Mirip Konten YouTube

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 22 Apr 2020 10:20 WIB
Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Foto: Ilustrasi Kartu Pra Kerja (Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Jakarta -

Program Kartu Pra Kerja kerap mendapat sorotan tajam. Salah satunya ada anggapan bahwa materi pelatihan yang ditawarkan, serupa dengan konten gratisan yang bertebaran di YouTube.

Di media sosial misalnya, banyak sindiran seperti itu. Apakah benar demikian?

detikcom menelusuri konten di YouTube untuk membandingkan beberapa materi pelatihan yang ditawarkan dalam Kartu Pra Kerja. Salah satu pelatih yang ditawarkan adalah bahasa inggris dasar untuk driver ojol.

Ternyata, di YouTube ada pelatihan percakapan bahasa Inggris untuk pengemudi ojol. Video tersebut berisi tutorial untuk tanya jawab berbahasa inggris terkait aktivitas ojol dan si penumpang, mulai dari menanyakan posisi, hingga ciri pakaian yang digunakan calon penumpang agar tak salah menjemput orang.

Di program Kartu Pra Kerja juga ada pelatihan untuk belajar bikin pempek. Materi yang satu ini rupanya banyak di YouTube bahkan sudah ditonton oleh jutaan orang.

Materi latihan soal CPNS plus kunci jawaban juga dihadirkan di program Kartu Pra Kerja. Namun pelatihan mengenai hal tersebut juga banyak di YouTube dan bisa diikuti tanpa dipungut biaya.

Ada juga pelatihan yang cocok dengan kondisi seperti saat ini di program Kartu Pra Kerja, yaitu menjahit masker anti corona dan bisa dijual. Lagi-lagi di YouTube juga banyak tutorial membuat masker dengan bermacam-macam variasi.

Pelatihan belajar menjadi barista dan membuka warung kopi di rumah juga disediakan di program Kartu Pra Kerja. Apakah materi serupa juga ada di YouTube? Jawabannya ada.

Meski kelihatannya serupa tapi memang belum bisa disimpulkan apakah pelatihan di program Kartu Pra Kerja sama saja dengan yang ada di YouTube. Sebab bisa saja metode yang digunakan di program tersebut berbeda, entah bersifat interaktif, bisa melakukan tanya jawab langsung dan sebagainya.



Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)