Nasib Bisnis Pelayaran: Hidup Segan Mati Tak Mau

Hasrul Nawir - detikFinance
Rabu, 22 Apr 2020 16:26 WIB
Kapal Ferry Roro Roro Yang Melayani Penyeberangan Merak Bakauheni.file/detikcom.
Ilustrasi bisnis pelayaran/Foto: Agung Pambudhy
Parepare -

Perusahaan pelayaran swasta di Kota Parepare, Sulawesi Selatan meringis. Betapa tidak, sejak pandemi Corona, jumlah penumpang anjlok. Hal ini membuat mereka harus memutar otak agar perusahaan tetap bisa bernafas dan tidak merumahkan ABK hingga karyawan operasional.

"Ibaratnya kondisi sekarang kita ini hidup segan mati tak mau, namun kita tetap harus bertahan untuk alasan kemanusiaan,"terang H Syamsul Latanro, pimpinan PT Citra Niaga Mandiri, salah satu perusahaan swasta di Kota Parepare, Selasa (21/4/2020).

Saat ini kata Syamsul pihaknya hanya mengoperasikan satu buah kapal semi Roro untuk mengangkut kebutuhan logistik ke Nunukan , Kalimantan Utara.

"Hasilnya hanya untuk menutupi biaya operasional saja, sementara jumlah penumpang turun hingga di bawah 10 persen, kapasitas kapal bisa mengangkut 1.500 penumpang, namun paling banyak sekarang hanya mengangkut 150 penumpang saja,"terangnya.


Bahkan sejak dua Minggu terakhir tidak lagi mengoperasikan salah satu Armada kapal yang melayani rute Samarinda -Parepare.

"Sudah hampir dua Minggu armada kami yang satunya sudah Portstay," keluh Syamsul.

Klik halaman selanjutnya untuk kisah serupa.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ditolak Paguyuban Dayak, Kapal Parepare-Samarinda Tak Beroperasi"
[Gambas:Video 20detik]