Awas! 'Ongkos' Kartu Pra Kerja Hangus Jika Tak Dipakai 1 Bulan

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 22 Apr 2020 19:45 WIB
Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Foto: Ilustrasi Kartu Pra Kerja (Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Jakarta -

Peserta Kartu Pra Kerja yang lolos gelombang pertama sebanyak 168.111 orang akan mendapat transfer dana sebesar Rp 3.550.000 hari ini. Namun uang tersebut baru bisa digunakan Rp 1 juta untuk biaya pelatihan, sisanya baru bisa digunakan jika peserta sudah mengikuti minimal satu kali pelatihan.

Bagi peserta yang sudah mendapat dana tersebut, disarankan langsung memilih pelatihan yang ingin diikuti karena uang akan hangus dalam satu bulan ke depan jika tidak pernah digunakan untuk pelatihan sama sekali.

"Itu pelatihan yang pertama dibelanjakan atau penggunaan dari uang bantuan itu harus sudah dipakai dalam waktu satu bulan. Kalau dalam satu bulan tidak segera beli-beli pelatihan berarti tidak terlalu butuh. Kan kasihan teman-teman pendaftar yang lain," kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Pra Kerja, Denni Puspa Purbasari melalui telekonferensi, Rabu (22/4/2020).



"Jadi kebijakan dari Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto) adalah mereka yang sudah dapat bantuan tapi tidak segera membelanjakan dalam waktu satu bulan itu, anggarannya akan hangus dan kemudian akan ditarik oleh negara untuk dialokasikan buat yang lain," tambahnya.

Sedangkan bagi peserta yang sudah mengikuti satu pelatihan, sisa dari uang pelatihan tersebut akan berlaku sampai 31 Desember 2020 mendatang.

"Karena bisa saja kalau teman-teman mau optimalkan pelatihannya misalnya yang Rp 100.000-an ada 10 modul, itu ya udah per bulan 1 (pelatihan)," ucapnya.



Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)