Stok Beras 3,3 Juta Ton, Aman Sampai Lebaran?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 23 Apr 2020 18:13 WIB
Pekerja mengangkut beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Selasa (31/3/2020). Perum Bulog pastikan stok beras mencukupi untuk mengatasi kebutuhan lonjakan pangan dalam kondisi tidak terduga, sekaligus dalam menyambut Ramadan dan Idul Fitri. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz
Ilustrasi/Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Jakarta -

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan stok beras nasional sebanyak 3,3 juta ton. Menurut pemerintah, pasokan ini cukup sampai Lebaran.

"Stok nasional beras tersedia sekitar 3,3 juta ton cukup untuk periode Lebaran 2020," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Suhanto dalam rapat online dengan Komisi VI, Kamis (23/4/2020).

Beras itu terdiri dari pasokan Perum Bulog 1,3 juta ton, penggilingan 1,2 juta ton, pedagang 728 ribu ton, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) 30.620 ton, dan lumbung pangan masyarakat 2.939 ton.

Selanjutnya, berdasarkan data Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), pada periode Maret hingga Agustus ada potensi panen beras sebanyak 19,8 juta ton.

Pihaknya pun melakukan rapat dengan Perpadi untuk memastikan pasokan tersebut. Berdasarkan laporan Perpadi, ada kemungkinan penurunan produksi sebanyak 10% menjadi 17,8 juta ton.

Selanjutnya, dengan tambahan 3,3 juta ton maka potensi beras adalah 21,3 juta ton. Kemudian, dengan kebutuhan 15 juta ton, ada surplus 6,2 juta ton yang diperkirakan cukup memenuhi kebutuhan sampai November.

"Potensi 21,3 juta ton dengan kebutuhan 15 juta ton masih terdapat surplus 6,2 juta ton yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan 2,5 bulan atau sampai November aman untuk beras," ujarnya.



Simak Video "Polri Siap Distribusikan 6.000 Ton Beras Bagi Warga Terdampak Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)