Round-Up 5 Berita Terpopuler

Kim Jong Un 'Manjakan' Sektor Militer, Saham BUMN Berguguran

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 26 Apr 2020 21:01 WIB
Media milik pemerintah Korea Utara melaporkan, Senin (30/3), Korea Utara sukses melakukan uji coba peluncuran roket-roket terbaru sehari lalu.
Foto: AP/


Belanja Militer Korea Utara

Menurut laporan Pengeluaran Militer Dunia dan Transfer Senjata Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat tahun 2019 yang dilansir dari Yonhap News Agency, Minggu (26/4/2020), pengeluaran militer Korea Utara rata-rata sekitar US $ 3,6 miliar per tahun atau sekitar Rp 54 triliun (dalam kurs Rp 15 ribu).

Jumlahnya menyumbang 13,4% hingga 23,3% dari rata-rata PDB negara itu sebesar US$ 17 miliar selama periode tersebut atau sekitar Rp 255 triliun selama 7 tahun.

Saham BUMN Berguguran

Sejak diumumkan kasus pertama penderita COVID-19 di Indonesia, pasar modal mengalami gejolak luar biasa. Banyak saham yang terjun bebas, menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun begitu dalam.

Kejatuhan IHSG ini serupa dengan kejadian krisis-krisis sebelumnya. Namun yang berbeda, pada saat pulih nanti, saham-saham BUMN tidak lagi menjadi penggeraknya.

Kepala Riset Praus Capital, Alfred Nainggolan menerangkan, kondisi saat ini sedikit berbeda dengan 2020. Saham-saham BUMN diperkirakan tak bisa lagi menjadi penggerak IHSG, malahan pemulihan saham-saham BUMN diprediksi akan lebih lama ketimbang IHSG.

Sebab belakangan ini saham-saham BUMN rata-rata dinaungi sentimen negatif, baik dari segi fundamental maupun rumor. Buktinya rata-rata saham BUMN saat ini kapitalisasinya turun 37,8%, sedangkan saham emiten non BUMN turun sekitar 25,4%.

"saham BUMN memang punya kinerja lebih buruk dibandingkan emiten non BUMN. Jadi dari sisi persepsi lebih berat dalam 5 tahun terakhir. Artinya saham-saham BUMN sulit untuk mengulang seperti di 2007-2008," terangnya.