Pertani Ikut Salurkan Bansos di Jabodetabek

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 27 Apr 2020 08:01 WIB
Pertani bansos
Foto: Dok. Pertani
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan paket sembako bagi warga Jabodetabek yang merupakan wilayah pandemi.

Bantuan khusus bahan pokok sembako dari pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk masyarakat khususnya DKI Jakarta dipersiapkan untuk sekitar 2,6 juta jiwa atau setara 1,2 juta KK untuk selama 3 bulan, Bodetabek untuk 1,6 juta jiwa atau 576 ribu KK. Bantuan ini juga untuk mencegah masyarakat di Jabodetabek mudik ke kampung halamannya karena dikhawatirkan memperluas penularan COVID-19.

PT Pertani (Persero) sebagai BUMN yang berfokus pada ketahanan pangan nasional turut serta dalam penyediaan bantuan sosial sembako tersebut, di mana penyalurannya sudah dimulai sejak tanggal 20 April 2020 secara bertahap.

Dikutip dari keterangan tertulis, Senin (27/4/2020), Direktur Utama Pertani (Persero) Maryono mengatakan Kementerian Sosial melalui arahan Setdirjen Linjamsos M. O. Royani telah menugaskan Pertani untuk mempersiapkan dan menyalurkan paket bansos ini di wilayah Jakarta Pusat.

Dan Pertani pun telah menunjukkan kesiapan dan kemampuan produksinya langsung kepada Menteri Sosial Juliari Batubara pada saat kunjungannya ke Gudang Pertani Balonggandu 22 April 2020 lalu.


Target bantuan ini ialah masyarakat menengah ke bawah sesuai data Kementerian Sosial. Dan dalam setiap paket yang diberikan terdiri dari beras, minyak goreng, mi instan, kornet, sarden, kecap, sambal, sabun, teh celup, dan susu UHT.

Direktur Operasional Pertani Lalan Sukmaya menambahkan bahwa perusahaan pelat merah itu berpengalaman dalam melaksanakan program-program bantuan serupa untuk Pemerintah Provinsi dan program CSR BUMN. Sehingga besar harapan paket bantuan sosial ini dapat tersalur ke masyarakat secara cepat.

Pertani bansosMenteri Sosial Juliari Batubara (kedua dari kanan) dan Direktur Utama Pertani Maryono (kanan). Foto: Dok. Pertani



Simak Video "Selain Rangkap Jabatan, ICW Juga Soroti Jumlah Komisaris di BUMN"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)