Larangan Mudik Bisa Bikin Jasa Pengiriman Kebanjiran Order

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 27 Apr 2020 14:31 WIB
Pesta diskon belanja online besar-besaran di tanggal 11 November kemarin turut membanjiri gudang-gudang logistik di China. Intip penampakannya.
Ilustrasi Bisnis Logistik (Foto: Xinhuanet)
Jakarta -

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah dilakukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Selain itu PSBB ini juga dibarengi dengan bulan Ramadhan yang biasanya masyarakat Indonesia melakukan tradisi mudik.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Mohamad Feriadi mengungkapkan logistik atau pengiriman barang memang tidak dibatasi pergerakannya oleh pemerintah saat PSBB.

"Kalau logistik atau perusahaan distribusi secara aturan masih bisa beroperasi seperti biasa," kata Feriadi saat dihubungi detikcom, Senin (27/4/2020).

Dia mengungkapkan, namun dengan adanya pelarangan mudik oleh pemerintah berpotensi meningkatkan volume pengiriman selama Ramadhan ini.

"Begini, pemudik itu biasanya membawa oleh-oleh banyak untuk sanak keluarga di kampung. Sekarang orangnya tidak mudik, ya dia bisa hanya kirim barang ke keluarganya. Pasti akan terjadi peningkatan volume pengiriman," ujar dia.

Menurut Feriadi, namun hal ini masih dalam analisis asosiasi. Pasalnya kondisi Ramadhan tahun ini dan tahun sebelumnya sangat berbeda.

"Tapi kami juga belum tahu kondisi peningkatannya akan seperti apa, karena sekarang ekonomi kan lagi susah juga, banyak yang kesulitan," imbuh dia.



Simak Video "Jokowi Larang Seluruh Warga Mudik Lebaran Tahun Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)