Calon Pekerja ART Membeludak, tapi Peminatnya Lagi Sepi

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 27 Apr 2020 16:20 WIB
Pembantu infal di penampungan sementara jasa penyalur pembantu rumah tangga dan baby sitter Ibu Gito di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (2/8).
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Asisten Rumah Tangga (ART) infal sering kali menjadi penyelamat bagi masyarakat yang pusing saat ditinggal ART Lebaran. Setiap tahunnya permintaan ART infal begitu tinggi ketika mulai memasuki Ramadhan.

Namun sepertinya hal itu tidak akan terulang di tahun ini. Sebab saat ini Indonesia tengah dilanda wabah COVID-19. Selain khawatir ART infal membawa penyakit, alasan ekonomi juga disinyalir menjadi penyebabnya.

Pemilik Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Tiara Kasih Bunda, Irena, memprediksi permintaan atas ART maupun suster infal tahun ini akan turun hingga 50%. Pihaknya sudah mulai menawarkan ART infal kepada pelanggannya, tapi kebanyakan menolak untuk menggunakan ART infal tahun ini.

"Kita sudah tanya-tanyakan, kebanyakan 'nggak dulu deh tahun ini'. Jadi kita sudah jemput bola," tuturnya kepada detikcom, Senin (27/4/2020).

Meski begitu, di LPK Tiara Kasih Bunda saat ini sudah ada 3 ART infal yang sudah dikirim ke pengguna jasa. Selain itu sudah ada 40 pemesanan infal yang akan dikirim mendekati Lebaran.

"Jadi waiting list hampir 40 customer. Tapi kan nanti bisa saja ada yang yes ada yang no. Hasil akhirnya nanti setelah Lebaran kita tahu," tuturnya.



Simak Video "PD Resmi Ajukan Diri Jadi Pihak Terkait Judicial Review AD/ART di MA"
[Gambas:Video 20detik]