Pebisnis Waralaba Minta Ini Ke Pemerintah Buat Jamin Nasib Karyawan

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 28 Apr 2020 20:00 WIB
Ilustrasi Uang Rupiah
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Pandemi virus Corona atau COVID-19 membuat berbagai lini bisnis terpukul hingga mengorbankan nasib banyak karyawan. Seperti yang terjadi pada karyawan KFC, kini mereka harus ikhlas menerima kebijakan perusahaan yang memutuskan untuk memotong gaji hingga menunda tunjangan hari raya (THR) mereka.

Tak hanya KFC, rata-rata karyawan di bisnis waralaba lainnya ternyata juga bernasib serupa. Bahkan ada yang lebih parah daripada itu yakni sampai kena pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Kalau ditanya bisnis apa saja, ya rata-rata bisnis waralaba yang notabenenya punya karyawan yang banyak seperti KFC sudah menerapkan kebijakan tersebut. Ada juga yang dirumahkan dan ada juga yang di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Jadi tergantung kebijakan dari masing-masing perusahaan yang punya bisnis tersebut sampai sejauh mana kekuatan finance mereka," ungkap Ketua Komite Tetap Waralaba & Lisensi KADIN Levita Supit kepada detikcom, Selasa (28/4/2020).

Menanggulangi dampak kebijakan tersebut, WALI telah meminta pemerintah agar memberi perhatian lebih buat karyawan yang di-PHK. Ia berharap mereka yang di-PHK bisa menerima manfaat dari program Kartu Pra Kerja sebagaimana yang sudah dikeluarkan pemerintah.

"Kita kemarin sudah discuss juga dan memberi masukan juga kepada pemerintah, itu kan dah ada juga Kartu Pra Kerja, jadi kita minta supaya karyawan-karyawan yang dirumahkan, sudah tidak mendapatkan gaji lagi, apalagi yang PHK itu harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah," ujarnya.

Selain itu, WALI berharap pemerintah juga bisa memberi bantuan lainnya kepada karyawan terdampak seperti bantuan langsung tunai maupun bantuan sembako.

"Pemerintah mungkin bisa memberikan bantuan, apapun bantuannya, apakah bantuan itu dalam bentuk uang ataukah itu dalam bentuk sembako. Sehingga ribuan karyawan yang dirumahkan seperti itu bisa menerima bantuan, hal ini juga sudah kita ajukan ke pemerintah untuk meminta perhatian khusus, untuk memberikan bantuan-bantuan bagi karyawan yang dirumahkan tersebut," pungkasnya.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)