Pedagang di Pasar Pramuka Banting Setir Jualan Masker Kain

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 29 Apr 2020 13:04 WIB
Pasar Pramuka
Foto: Pasar Pramuka (Vadhia Lidyana/detikFinance)
Jakarta -

Pemerintah telah menggaungkan penggunaan masker kain untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Selain untuk membantu pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), kebijakan ini dilakukan untuk menghindari pembelian harga masker medis yang mahal.

Hal itu membuat orang berbondong-bondong banting setir jualan masker kain, termasuk pedagang masker medis di Pasar Pramuka bernama Neni. Sudah beberapa waktu ini ia memilih jual masker kain dibanding masker medis.

"(Nggak ada masker medis), adanya masker kain kita jual. Sudah lama kita nggak jual (masker medis)," kata Neni kepada detikcom, Rabu (29/4/2020).

Masker kain yang dijual seharga Rp 35.000 per 6 masker. Ia mendapatkan masker kain tersebut dari tetangga yang memproduksi.

"Rp 35.000 setengah lusin. Produk dari tetangga yang produksi," ujarnya.

Alasan ia banting setir berjualan masker kain karena modalnya yang sangat mahal jika menjual masker medis. Terlebih permintaannya saat ini sudah tidak banyak karena masyarakat lebih memilih menggunakan masker kain.

"Modalnya nggak terjangkau," ucapnya.



Simak Video "Catat! Standar SNI untuk Masker Kain: Minimal Dua Lapis"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)