Ada Masker Kain, Harga Masker Medis Masih Tinggi di Pasar Pramuka

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 29 Apr 2020 13:24 WIB
Pedagang menunggu calon pembeli masker di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (28/2/2020).  Harga masker yang sempat menyentuh sekitar Rp1,7 juta per kotak untuk jenis N95 karena dampak virus corona, kini telah turun hingga sekitar 50 persen menjadi sekitar Rp800 ribu hingga Rp900 ribu per kotak, sementara untuk masker bedah dari harga sekitar Rp250 ribu menjadi Rp160 ribu per kotak. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Jakarta -

Pedagang masker medis di Pasar Pramuka ada yang banting setir berjualan masker kain. Hal itu dikarenakan permintaan dari masker medis semakin menurun sejak pemerintah menggaungkan penerapan masker kain.

Meski ada masker kain, tidak membuat harga masker medis di Pasar Pramuka turun. Salah seorang pedagang bernama Nardi masih menjual masker Sensi seharga Rp 400.000 per box (50 pcs). Sedangkan masker dengan merek Stupamed ia jual seharga Rp 300.000 per box.

"Masker medis ready. Sensi Rp 400.000, Stupamed Rp 300.000," katanya kepada detikcom, Rabu (29/4/2020).

Nardi menjelaskan, dapat pasokan masker dari distributor resmi, di mana harga dari asal belum mengalami penurunan alias masih tinggi.

"Ini dapatnya dari distributor resmi, masih mahal banget, masih tinggi. Modalnya masih tinggi banget," ujarnya.

Sejak ada himbauan untuk menggunakan masker kain, ia mengaku permintaan masker medisnya menurun. Paling pembelinya saat ini hanya berasal dari instansi-instansi besar.

"Permintaan memang sudah menurun tapi tetap masih ada. (Menurun sejak ada masker kain) iya betul," ucapnya.



Simak Video "Catat! Standar SNI untuk Masker Kain: Minimal Dua Lapis"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)