Syarat dari Buruh Supaya Besok Nggak Demo

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 30 Apr 2020 18:00 WIB
Omnibus Law Cipta Kerja
Foto: Omnibus Law Cipta Kerja (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Serikat Buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) sepakat untuk tidak menggelar aksi demo turun ke jalan pada perayaan May Day per 1 Mei 2020 mendatang. Akan tetapi, ketiganya akan mengganti kegiataan demo tersebut dengan kegiataan lain yang tetap dapat menyalurkan suara para kaum buruh kepada pemerintah di tengah pandemi COVID-19.

"Kami akan melakukan kegiatan bakti sosial di 1 Mei 2020. Kami akan berbagi tugas membagikan APD, Masker, Hand Sanitizer ke Rumah Sakit di Bekasi, Jakarta, dan Tangerang. Kita juga instruksikan ke buruh di daerah-daerah untuk ikut aksi sosial di masing-masing tempatnya," ujar Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dalam konferensi pers bertajuk MPBI Soal Omnibus Law dan May Day 2020, Rabu (29/4/2020).

Menurut Andi bakti sosial yang dilakukan ialah bukti empati para buruh terhadap kerja keras pemerintah dan tim medis yang tengah berjuang melawan Corona.

"Ini merupakan bentuk empati pekerja buruh Indonesia yang tidak hanya jago demo tapi juga bisa berempati seperti saat ini," katanya.

Di sisi lain, meski tidak melaksanakan demo ketiga serikat buruh tersebut tetap akan menyuarakan aspirasinya ke pemerintah melalui kampanye media sosial.

Dalam kampanye di sosial media tersebut, para serikat buruh akan menyuarakan berbagai tuntutan mereka soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dan permintaan terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4


Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]