'Sekarang Nyatakan Cinta dengan Sembako Lebih Jalan Daripada Kembang'

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 05 Mei 2020 17:45 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Kabinet Kerja II
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengakui pandemi virus Corona (COVID-19) membuat beberapa petani terpukul karena hilangnya permintaan. Salah satunya terjadi pada petani florikultura atau tanaman hias.

Syahrul mengatakan di saat seperti ini masyarakat lebih membutuhkan sembako daripada tanaman hias. Untuk itu Syahrul menyebut lebih memikirkan 11 komoditas pangan dasar guna menjamin kebutuhan pangan masyarakat.

"Mungkin orang nyatakan cinta dengan kembang itu nggak jalan dulu. Nyatakan cinta dengan sembako lebih jalan. Jujur saya konsentrasinya ke 11 komoditi itu saja sudah besar banget, tantangan macam-macam saya harus hadapi," katanya melalui telekonferensi, Selasa (5/5/2020).

Syahrul berharap pandemi ini bisa berakhir lebih cepat sehingga aktivitas ekspor tanaman hias bisa berjalan kembali. Untuk saat ini, ia ingin petani diberikan alternatif lain agar lebih produktif.

"Mungkin ada komoditi yang singkat, cepat, agar petani-petani kembang bisa beralih ke sayur dan lain-lain. Memang salah satu yang saya resahkan itu kembang-kembang mau kita apain nih karena kemarin-kemarin kita cukup bangga kembang-kembang masuk ke seluruh dunia," ujarnya.

Syahrul mengajak pengamat-pengamat pertanian yang berada di Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk membantu dirinya mencari jalan keluar atas permasalahan ini.

"Kasih saya saran. Sebagai pengamat tentu sudah buat analisis terhadap tantangan-tantangan yang ada. Oleh karena itu kira-kira apa yang sebaiknya dilakukan pemerintah," imbuhnya.



Simak Video "Hadapi Corona, Stok Beras RI Selama Ramadhan Lebih dari Cukup"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)