Ekonomi RI Tumbuh di Bawah 3%, Pengusaha Punya Usul

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 05 Mei 2020 23:00 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 hanya sebesar 2,97%. Kondisi ekonomi di Indonesia telah memburuk akibat Corona.

Ketua Umum Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan pemerintah harus segera bergerak menanggapi kondisi perekonomian seperti ini. Dia mengatakan pemerintah harus segera lebih intens menyelamatkan daya beli masyarakat.

Dia menilai bantuan langsung harus diperbanyak agar menjaga masyarakat tetap punya uang dan bisa mendongkrak konsumsi rumah tangga dan daya belinya.

"Yang diprioritaskan adalah menjaga daya beli rakyat. Paling utama itu harus diprioritaskan, sehingga masyarakat harus ada duitnya, ada dananya. Stimulus harus cepat ke masyarakat dan tepat sasaran," kata Rosan kepada detikcom, Selasa (5/5/2020).

Ketua Umum DPD HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) Sarman Simanjorang pun senada dengan Rosan. Dia mengatakan pemerintah harus lebih intens menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi seperti ini.

Sarman meminta agar pemerintah bisa tetap menjaga harga bahan pokok tetap terjangkau. Dia juga mengatakan bansos harus dipercepat dan dijamin tepat sasarannya.

"Satu yang harus diperhatikan adalah bagaimana agar daya beli bisa ditahan bagi kelas menengah ke bawah. Dibuat bertahan supaya tidak makin melorot, pemerintah harus menjamin bahan pokok terjangkau, dan bansos harus tepat sasaran," ungkap Sarman.

Sarman juga mendorong pemerintah bisa lebih cepat menangani penyebaran virus Corona di Indonesia. Lebih cepat wabah berakhir, maka lebih cepat pula pemulihan pada dunia bisnis. Masyarakat pun kembali bisa bekerja, dan kembali dapat gaji.

"Pemerintah juga harus cari cara menyelesaikan COVID ini dengan cepat. Agar bisnis bisa cepat berputar normal lagi, sehingga pendapatan masyarakat bisa kerja lagi pendapatan normal lagi," jelas Sarman.



Simak Video "Terkait PSBB, BPS: 72% Responden Jalankan Imbauan di Rumah Saja"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)