Penerbangan Dibuka Lagi, Damri dan KA Bandara Galau Mau Operasi

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 11 Mei 2020 09:52 WIB
Kereta Bandara
Foto: (Titry Frilyani/d'Traveler)
Jakarta -

Penerbang domestik resmi dibuka kembali. Meski demikian penerbangan ini terbatas bagi penumpang bersyarat seperti pebisnis, penumpang repatriasi, perjalanan dinas pejabat negara dan tamu negara dengan wajib menyertakan surat keterangan Negatif COVID-19 dari rumah sakit saja. Sedangkan, untuk tujuan penerbangan mudik tetap dilarang.

Merespons keputusan ini, layanan angkutan menuju bandara seperti Kereta Api (KA) Bandara dan Damri mengaku masih mengevaluasi terkait rencana pengoperasian kembali.

PT Railink menyebut KA Bandara kemungkinan akan tetap berhenti operasi sementara sampai 31 Mei mendatang. Sebagaimana diketahui sebelumnya memang KA Bandara sudah berhenti operasi sejak 12 April lalu dan memutuskan berhenti sementara sampai 31 Mei nanti. Kebijakan itu diambil PT Railink menyusul penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta.

Saat pemerintah mengumumkan penerbangan domestik dibuka kembali, pihak PT Railink mengaku akan mengevaluasi kembali kebijakan pemberhentian sementara operasi KA Bandara tersebut.

"Saat ini KA Bandara masih berhenti beroperasi sementara sampai dengan 31 Mei 2020 dan masih terus dievaluasi," ujar Humas PT Railink, Diyah Suryandari kepada detikcom, Senin (11/5/2020).

Menurut Diyah, perusahaannya enggan terburu-buru mengoperasikan KA Bandara kembali mengingat masih terikat dengan beberapa peraturan pemerintah terkait upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19.

"Penghentian operasional sementara tersebut masih terus kami evaluasi karena mengacu pada beberapa peraturan pemerintah dan Surat Edaran (SE) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 No.4 Tahun 2020 yang diperbolehkan menggunakan layanan transportasi umum adalah masyarakat yang berkepentingan dan distribusi logistik. Selain itu, penghentian sementara operasional KA Bandara adalah upaya mendukung ditetapkannya PSBB di Jakarta dan Provinsi Banten yang merupakan wilayah yang dilalui oleh KA Bandara," terangnya.

Meski demikian, Diyah tak memungkiri adanya beberapa penumpang yang sudah menanyakan operasional KA Bandara tersebut.

"Beberapa penumpang memang ada yang menanyakan apakah KA Bandara sudah beroperasi kembali atau belum," katanya.

Hal serupa juga dijawab oleh PT Damri. Direktur Utama Perum Damri Setia Milatia Moemin yang akrab disapa Tia menyampaikan perusahaannya masih mengevaluasi terkait operasional bus Damri jurusan Bandara Soekarno-Hatta.

"Masih lihat situasi dulu," kata Tia saat dihubungi detikcom.

Tia mengaku pihaknya juga sudah menerima permintaan dari calon penumpang terkait operasional busnya tersebut.

"Sudah ada permintaan tapi kami masih lihat situasi dulu," sambungnya.

Sama halnya dengan PT Railink, PT Damri rencananya akan menghentikan operasi bus nya sampai 31 Mei mendatang. Namun, saat ini, bus Damri sebenarnya masih operasi tapi dikhususkan untuk antar jemput paramedis saja ke Rumah Sakit Rujukan COVID-19 maupun tujuan medis lainnya.

"Yang pasti kami masih antar jemput paramedis ke RS Rujukan dan lain-lain," pungkasnya.



Simak Video "Bertambah 4.071, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 252.923"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)