Pelatihan Kartu Pra Kerja Tatap Muka Mulai Juni?

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 12 Mei 2020 10:24 WIB
Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Foto: Ilustrasi Kartu Pra Kerja (Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Jakarta -

Project Management Officer (PMO/manajemen pelaksana) program Kartu Pra Kerja dalam waktu dekat akan membuka pelatihan secara tatap muka alias offline. Pasalnya, saat ini pihak PMO sedang mengkurasi pelatihannya.

Direktur Kemitraan dan Komunikasi PMO Kartu Pra Kerja, Panji Winanteya Ruky mengatakan pembukaan pelatihan secara offline ini menyusul adanya rencana pemerintah yang sedang mengevaluasi pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Juni ini saya dengar PSBB akan dievaluasi. Kami sudah mulai mengkurasi pelatihan luring di kelas atau tatap muka," kata Panji, Selasa (12/5/2020).

Pemberian pelatihan secara tatap muka sudah sesuai dengan desain awal program Kartu Pra Kerja, di mana meningkatkan kompetensi masyarakat sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Program Kartu Pra Kerja ditargetkan untuk 5,6 juta peserta dengan total anggaran Rp 20 triliun. Dalam pelaksanaannya, setiap peserta mendapat total dana Rp 3.550.000.

Rinciannya, sebesar Rp 1.000.000 untuk biaya pelatihan, lalu insentif totalnya Rp 2.400.000 atau Rp 600.000 per bulan diberikan selama 4 bulan, dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.

Klik halaman berikutnya >>>



Simak Video "Program Prakerja Diperpanjang hingga Semester II 2021"
[Gambas:Video 20detik]