Sri Mulyani Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 4,5-5,5% di 2021

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 12 Mei 2020 15:22 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI. Sri Mulyani membahas kondisi ekonomi di tahun 2020.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 berada di kisaran 4,5-5,5%. Angka tercatat dalam dokumen kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM PPKF) tahun 2021.

Sri Mulyani mengatakan usulan asumsi dasar makro ini sudah mempertimbangkan faktor ketidakpastian yang berasal dari virus Corona alias COVID-19 yang hingga saat ini belum diketahui kapan selesainya.

"Dengan mempertimbangkan itu, pemerintah mengusulkan besaran indikator ekonomi makro sebagai dasar penyusunan RUU APBN 2021," kata Sri Mulyani dalam rapat Paripurna, Jakarta, Selasa (12/5/2020).

Usulan asumsi dasar pemerintah dalam dokumen KEM PPKF sebagai berikut, untuk pertumbuhan ekonomi antara 4,5-5,5%, inflasi 2,0-4,0%, tingkat suku bunga SPN 3 bulan 6,67-9,56%, nilai tukar rupiah berada di angka Rp 14.900-Rp 15.300 per dolar Amerika Serikat (AS).

Selanjutnya, harga minyak alias ICP di kisaran US$ 40-50 per barel. Sedangkan lifting minyak berada di antara 677-737 ribu barel per hari, dan lifting gas sebesar 1.085 ribu sampai 1.173 ribu setara minyak.

"KEM PPKF di dusun di tengah pandemi yang penuh ketidakpastian akibat COVID, sampai saat ini belum bisa dipastikan kapan dan bagaimana bisa diatasi," jelasnya.



Simak Video "Nasib Omnibus Law Kini di Tangan DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ara)