Penggunaan Rest Area Tol Selama Pandemi Dibatasi, Begini Aturannya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 12 Mei 2020 18:10 WIB
Kementerian PUPR mendorong seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memenuhi dan meningkatkan pelayanan di rest area. Salah satunya dengan adanya ruang usaha bagi UKM.
Ilustrasi/Foto: Kementerian PUPR
Jakarta -

PT Jasa Marga (Persero) melalui anak usahanya PT Jasa Marga Related Business (JMRB) memaparkan standar operasional dan protokol kesehatan yang dilakukan di rest area. JMRB sendiri mengelola sebanyak 25 rest area di sepanjang tol yang dikelola oleh Jasa Marga.

Direktur Pengelolaan Gedung dan Fasilitas JMRB, Tita Paulina Purbasari menjelaskan bahwa rest area yang dikelola pihaknya hanya akan dibuka untuk 50% kapasitas saja. Kapasitas tersebut dilihat dari kapasitas parkir.

Tita menjelaskan pihaknya akan menutup rest area apabila kapasitas parkir sudah menyentuh 50%. Hal ini dilakukan agar bisa mengurangi kerumunan di dalam rest area.

"Upaya kami yang pertama adalah membatasi kapasitas rest area, kami melihatnya dari kapasitas parkir. Kalau sudah terisi 50% kami akan tutup rest area sementara," ujar Tita dalam video conference bersama wartawan, Selasa (12/5/2020).

Kemudian, untuk pengunjung sendiri Tita menjelaskan hanya boleh berada di rest area selama 30 menit saja. Pengunjung yang masuk juga akan dicek terlebih dahulu suhu tubuhnya, dan diwajibkan pakai masker.

"Pengunjung juga cuma kami bolehkan berada di rest area selama 30 menit saja. Ada pengecekan sebelum masuk rest area, yang boleh masuk hanya yang suhu tubuhnya di bawah 38 derajat cc, dan wajib pakai masker," jelas Tita.

Tita juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan upaya pembatasan jarak sosial di Pujasera tiap rest area, untuk meja dengan kapasitas 4 orang hanya diperbolehkan 2 orang. Kemudian, pihaknya juga mengimbau kepada para pedagang makanan untuk memberikan layanan makanan take away.

Pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan di semua fasilitas yang terdapat di rest area. Mulai dari restoran, supermarket, toilet, masjid atau musholla, hingga mesin ATM.



Simak Video "Virus Corona Diklaim Dapat Menular Lewat Udara"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)