Mochtar Riady Beberkan Syarat Negara Bisa Lolos Krisis karena Corona

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 14 Mei 2020 22:39 WIB
Mochtar Riady merupakan Chairman Lippo Group.
Mochtar Riady pendiri dan chairman Lippo Group/Foto: Agung Pambudhy


Host acara ini sekaligus Tri-Founder of Philip Kotler Center for ASEAN Marketing Hermawan Kartajaya setuju dengan pernyataan Mochtar. Terutama melihat China yang ini mulai menyaingi AS dalam berbagai bidang.

"Bahkan setelah COVID-19 mereka akan menyamai AS sebagai kekuatan baru dunia. Dulu kalau di Asia kita mengenal Jepang. Sekarang mereka diganti China yang mengajak AS berperang, tapi perangnya digital war," sambung pakar marketing dunia tersebut.

Faktor digital ini yang dilihat sebagai faktor positif oleh Mochtar. Dengan COVID-19 ini, masyarakat di berbagai belahan dunia dipaksa menggunakan teknologi baru, termasuk soal meeting secara digital.
Ia menilai kondisi ini adalah revolusi industri 4.0, di mana jika Indonesia bisa beradaptasi dengan teknologi tersebut seharusnya bisa survive dari COVID-19.


Berita positif lainnya juga hadir dari Kementerian Perdagangan. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga yang hadir dalam Jakarta CMO Club tersebut menyatakan di awal 2020 neraca perdagangan Indonesia positif sebesar 2,6 miliar dolar AS, dengan total ekspor mencapai US$ 41 miliar.

Walau begitu, pemerintah melihat ekonomi sepanjang 2020 tidak akan sebaik tahun lalu. Ada dua skenario yang dikeluarkan pemerintah. "Pertama skenario buruk di angka pertumbuhan 2,3 persen. Skenario terburuknya di -0,4 persen, lebih rendah dari prediksi IMF sebesar 0,5 persen. Tapi tetap jangan pesimis. Kami pemerintah optimis dapat melewati kondisi ini," tutup Jerry.

Halaman


Simak Video "Kronologi Membludaknya Pengunjung Waterboom Lippo Cikarang "
[Gambas:Video 20detik]

(ang/hns)