Wapres Minta Pemda Transparan Soal Bagi Hasil Migas
Senin, 19 Des 2005 15:18 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla meminta kepada gubernur dan bupati untuk transparan kepada masyarakatnya soal bagi hasil migas. Berapapun hasil migas yang diterima, masyarakat harus tahu."Kalau bupati ingin pemerintah pusat terbuka, maka pemerintah minta agar Anda semua terbuka kepada masyarakat. Kita terima sekian ratus miliar, 1 atau 2 triliun. Jangan hanya terbuka antara bupati dan DPRD. DPRD ingin dapat bagian. Habislah rakyat kalau diatur berdua saja," pesan Kalla.Ia menyampaikan hal tersebut dalam sambutan saat meresmikan Munas Forum Konsultasi Daerah Penghasil Migas Seluruh Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (19/12/2005).Menurut Kalla, selain keterbukaan, ada dua hal penting lainnya yang berkaitan dengan pengelolaan migas, yaitu bagaimana meningkatkan hasil dari produksi dan menjaganya. "Jangan baru datang, investor belum apa-apa sudah dimintai pajak," tambah Kalla.Hal penting lainnya adalah berkaitan dengan asas manfaat untuk kesejahteraan masyarakat. "Bukan manfaatnya bupati bisa beli mobil Lexus, menteri cuma bisa beli Camry, tapi manfaatnya untuk kesejahteraan seluruh rakyat," pesan Kalla.
(qom/)











































