Social Distancing Membunuh Bisnis Restoran dan Bar

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 18 Mei 2020 15:44 WIB
Mengantisipasi penyebaran dan semakin meluasnya virus Corona di Surabaya, tim gabungan operasi membubarkan keramaian di sebuah cafe, Senin (13/4/2020) malam.
Ilustrasi Foto: Faiq Azmi/detikcom
Jakarta -

Negara bagian Georgia di Amerika Serikat (AS) mengizinkan restoran dibuka kembali pada 27 April lalu. Namun, sebagian restoran masih enggan membuka kembali karena khawatir akan kesehatan karyawan dan masyarakat. Selain itu kebijakan social distancing dianggap tidak menguntungkan bagi bisnis restoran.

Pandemi Corona memaksa restoran dan bar untuk membatasi tempat duduk dan konsumen yang masuk, terutama pada akhir pekan. Social distancing dianggap tidak akan menguntungkan restoran mesti diperbolehkan dibuka.

Seperti tiga restoran milik Ryan Pernice, Table & Main, Osteria Mattone dan Coalition Food & Beverage masih belum dibuka. Pernice khawatir kesehatan karyawan dan pelanggannya.

Selain itu, Blaiss Nowak, Restoran Georgia miliknya akan mulai dibuka jika pembatasan sosial telah dicabut. Beberapa pemilik restoran lainnya mengatakan mereka akan tetap tertutup daripada terbuka dengan pembatasan konsumen dan tempat duduk.

Dikutip dari CNN, Senin (18/5/2020), sentimen itu tersebar luas. Di Italia, ribuan pemilik restoran telah memprotes langkah jarak sosial yang diusulkan pemerintah, yang akan berlaku ketika restoran diizinkan untuk dibuka kembali pada 1 Juni.


Sama halnya di Inggris, sebagian bar dan restoran tidak yakin mereka akan bertahan dengan kebijakan jarak sosial. Menurut survei lebih dari 260 perusahaan yang memilih tetap tutup jika jarak sosial masih diberlakukan.

Irlandia dikenal dengan budaya pub-nya dan hampir 8% dari pekerja negara itu bekerja di industri minuman dan perhotelan. Pemerintah Irlandia telah menetapkan bisnis restoran akan diizinkan buka kembali pada 10 Agustus. Namun, belum memberikan pedoman tentang jarak sosial.

Vintners 'Federation of Ireland mengusulkan pelarangan restoran untuk mengadakan live musik, memberikan jarak antar meja, minimal tidak lebih dari empat orang per 10 meter persegi.



Simak Video "Sudah Bisa Dine In, Begini Protokol Kesehatan 'The Atjeh Connection'"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)