Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Mei 2020 05:00 WIB

Mudik Dilarang! Pengawasannya Diperketat Jelang Lebaran

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Petugas kepolisian memerintahkan mobil  travel untuk memutar kembali ke arah Jakarta saat penyekatan di jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Senin (27/4/2020). Penyekatan kendaraan pemudik oleh Polres Tegal Kota itu dilakukan menyusul adanya larangan mudik oleh Pemerintah guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/hp. Ilustrasi/Foto: ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Jakarta -

Perayaan Lebaran di Indonesia identik dengan tradisi mudik ke kampung halaman. Namun, di tahun ini tradisi tersebut tidak akan bisa dilakukan karena adanya larangan mudik demi mencegah penyebaran virus Corona.

Bahkan, akan ada pengetatan antisipasi arus mudik Lebaran tahun 2020. Kementerian Perhubungan mengatakan pengetatan akan dilakukan pada penjagaan di titik-titik checkpoint di ujung-ujung perbatasan Jabodetabek.

Hal ini dilakukan agar mendekati Lebaran masyarakat tidak ada yang mudik. Ada tiga fase yang dilakukan, pertama adalah pengetatan checkpoint dimulai dari sekarang hingga 23 Mei.

"Kami akan lakukan pengetatan jelang Lebaran. Ada tiga fase antisipasi arus transportasi yang akan dikendalikan, fase pertama itu sampai 23 Mei akan ada penguatan tim posko di jalan tol dan non tol," jelas Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam video conference bersama wartawan, Selasa (19/5/2020).

Adita menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI, Polri, hingga Satpol PP untuk menambah personel pada checkpoint di perbatasan. Di checkpoint semua kendaraan akan dicek oleh petugas. Dia menjelaskan bagi yang masih nekat mudik akan tetap diminta putar balik ke daerah asal.

"Jadi ada penambahan personel TNI-Polri, Dishub, Pol PP di setiap posko checkpoint. Aturannya tetap tegas masyarakat yang bandel akan diputarbalikkan ke daerah asal," ujar Adita.

Sementara itu bagi travel pelat hitam yang kedapatan menyembunyikan pemudik dan beranjak keluar kota akan terancam ditilang. Paling berat hukuman untuk travel gelap, kendaraannya akan dikandangkan.

Sementara itu, jalan tikus juga akan dijaga ketat. Tiap checkpoint juga akan mengecek stiker tanda pengenal pada bus-bus yang beroperasi ke luar daerah.

"Kemudian, bagi travel pelat hitam yang bawa pemudik akan ditilang. Paling berat akan dikandangkan. Kemudian jalan tikus akan dijaga ketat. Untuk bus yang boleh jalan itu sesuai dengan Surat Edaran harus ada stiker penanda tanda pengenal," jelas Adita.

Lalu, bagaimana skema pengetatannya? Berlanjut di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Cegah Pemudik Bandel, Pemeriksaan Truk di Tol Cikarang Barat Diperketat"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com