Terancam Bangkrut, Thai Airways Dapat Bantuan Pemerintah

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 20 Mei 2020 10:31 WIB
Pandemi COVID-19 berdampak dahsyat terhadap industri penerbangan. Wabah itu berdampak ke bisnis maskapai penerbangan di seluruh dunia yang terkapar dan kalut.
Foto: Getty Images
Jakarta -

Thai Airways mengumumkan akan mendapat bantuan dari pemerintah untuk rencana restrukturisasi. Pemerintah Thailand telah menyetujui proposal restrukturisasi maskapai yang akan diawasi oleh Pengadilan Kepailitan Pusat Thailand.

Maskapai penerbangan Asia Tenggara ini menjadi maskapai pertama yang telah mengajukan rencana restrukturisasi setelah bisnisnya hancur akibat krisis virus Corona. Sebelumnya maskapai telah memangkas semua jadwal penerbangan dan semua staf telah cuti tak berbayar.

Kementerian Keuangan dan Bank Tabungan Pemerintah Thailand yang dikelola negara memiliki saham mayoritas di perusahaan penerbangan.

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha mengatakan, Thai Airways telah menangguhkan sebagian besar operasinya karena permintaan menurun. Dia berharap maskapainya dapat terus beroperasi untuk penerbangan penumpang dan kargo sesuai jadwal maskapai.

Saham Thai Airways melonjak 14,6% di Bangkok pada Selasa sore. Pekan lalu, pandemi Corona telah menyebabkan maskapai penerbangan Kolombia Avianca (AVH) mengajukan kebangkrutan di Amerika Serikat, menyusul langkah serupa oleh Virgin Australia pada bulan April, dan Flybe yang gulung tikar pada bulan Maret.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)