ADVERTISEMENT

Erick Thohir Bicara Bedanya Dampak Corona dengan Krisis 1998

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 21 Mei 2020 12:27 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir
Foto: Menteri BUMN Erick Thohir (Achmad Dwi Afriyadi/detikcom)
Jakarta -

Virus Corona memberikan dampak yang besar ke berbagai sektor. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, dampak pada sektor keuangan Corona berbeda dengan krisis pada tahun 1998 dan 2008.

"Keuangan, yang membedakan juga kondisi 1998 dan 2008 dibandingkan hari ini. Kita diawali oleh tadi mengenai kehidupan masyarakat, belum pada keuangan. Tapi keuangan ini tentu mau tidak mau akan terefek kalau ini terus melemah," katanya dalam sebuah diskusi online, Rabu kemarin (20/5/2020).

Bukan hanya itu, Corona juga berpengaruh pada geopolitik. Lanjut Erick, adanya Corona membuat masing-masing negara melindungi rantai pasoknya atau supply chain.

"Geopolitik sangat berubah di mana masing-masing negara protect dirinya masing-masing, supply chain-nya," ujarnya.

Erick bilang, pemerintah melakukan sejumlah langkah untuk menangkal dampak Corona itu. Dia menuturkan, di antaranya dengan menggratiskan listrik untuk pelanggan 450 VA dan diskon 900 VA subsidi.

"Dan ini nanti mungkin dari pemerintah langsung yang memutuskan bisa juga diperpanjang. Saya rasa masalah ini PLN juga menjadi sebuah hal penting untuk dilakukan," ujarnya.

Kemudian, bank BUMN juga melakukan restrukturisasi mencapai Rp 120,9 triliun di mana sebanyak Rp 87,3 triliun di antaranya untuk UMKM.

"Himbara kita sudah restrukturisasi sebesar Rp 120 triliun di mana UMKM hampir Rp 90 triliun," ujarnya.

Berlanjut di halaman berikutnya.



Simak Video "Baliho 'Erick Thohir for Presiden 2024' Bertebaran di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT