Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 22 Mei 2020 16:25 WIB

Anies Ajak Pengusaha 'Berimajinasi' Demi Bertahan Usai COVID-19

Vadhia Lidyana - detikFinance
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sambutan disela-sela penandatanganan kerja sama (MOU) proyek pembangunan MRT fase 2A dan lingkup kerja CP201 di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (17/2/2020). CP201 melingkupi pekerjaan pembangunan dua stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas dengan panjang terowongan 2,8 km dari HI ke Harmoni yang ditargetkan selesai pada Desember 2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww. Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak para pelaku usaha untuk bersiap diri menghadapi situasi perekonomian usai penyebaran virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam kajian muamalah dengan tema 'Membangun Ekonomi Ummat Pasca COVID-19' yang digelar oleh OK OCE.

Menurut Anies, saat inilah waktu yang tepat bagi pelaku UMKM untuk membayangkan atau berimajinasi akan situasi setelah COVID-19 berakhir. Ia berpendapat, dengan cara tersebut para pelaku usaha bisa mulai memetakan potensi bisnis yang akan datang.

"Saya berharap kita semua di sini kita mengantisipasi, untuk membangun perekonomian pasca COVID-19 ini justru para entrepreneur memanfaatkan kemampuan untuk imajinasi," kata Anies dalam kajian virtual OK OCE, Jumat (22/5/2020).

Anies mencontohkan, saat ini pengusaha di bidang teknologi dan informasi sedang meraih peluang besar dalam bisnisnya. Berbeda dengan pengusaha perhotelan.

"Kalau ada pertemuan Gubernur itu terjadi di Jakarta, yang hadir bisa 600 kepala daerah. Kalau ditambah yang mendampingi 5 orang saja, berarti itu sekali pertemuan ada 3.000 orang. Tapi sekarang para Walikota, Bupati, kalau rapat dengan Menteri pakainya video conference semua. Ini hotel di Jakarta sesudah pandemi (sepi). Tapi di sisi lain yang bergerak di bidang IT, aplikasi-aplikasi untuk kebutuhan demikian mengalami lonjakan," jelas Anies.

Menurutnya, mundur ke 2 bulan lalu, fenomena seperti ini tak terbayangkan oleh semua orang. Oleh sebab itu, ia menilai berimajinasi, memetakan peluang usai pandemi Corona sebagai langkah yang harus dilakukan oleh para UMKM mulai dari sekarang.

"Saya lihat hari ini lebih dari 90 orang yang ikut langsung (kajian virtual ini). Sesuatu yang 2 bulan lalu kita tidak akan pernah bayangkan kita mengerjakan ini. Jadi kalau kita selama ini mengalir saja akan banyak peluang yang tidak kita ambil," urai Anies.

"Kami melihat kekuatan para entrepreneur adalah kemampuannya untuk melihat kesempatan walaupun dalam kesempitan. Nah kalau entrepreneur sih melihat peluang-peluang apa saja yang muncul. Jadi dalam kesempatan ini saya mengajak semuanya untuk melakukan semacam skenario, planning yang menggunakan imajinasi. Karena kita belum tahu situasi apa yang akan terjadi sesudah COVID-19 ini," ungkap dia.



Simak Video "Anies: Penggunaan APD di Jakarta 1.000 Unit Per Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com