Selama Corona, 596 UMKM Binaan Pertamina Capai Penjualan Rp 4 Miliar

Abu Ubaidillah - detikFinance
Jumat, 22 Mei 2020 22:17 WIB
Pertamina
Foto: Pertamina
Jakarta -

Sebanyak 596 UMKM mitra binaan Pertamina dan Rumah Kreatif BUMN (RKB) Pertamina diberdayakan untuk turut memproduksi barang dan jasa kebutuhan Pertamina yang digulirkan sebagai bantuan masyarakat di masa pandemi.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman menyebut, tercatat hingga pertengahan Mei 2020 pencapaian penjualan mitra binaan Pertamina sudah menembus angka lebih dari Rp 4 miliar.

"Penjualan produk dan jasa UMKM Mitra binaan di bawah RKB BUMN Pertamina sudah menyentuh angkat Rp 1,2 miliar sedangkan UMKM mitra binaan Pertamina melalui Program Kemitraan telah mencapai lebih dari Rp 2,98 miliar," ujar Fajriyah dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2020).

Fajriyah menambahkan, sejak COVID-19 mitra binaan Pertamina lebih adaptif terhadap perubahan. Mereka menjadi lebih kreatif dan inovatif melihat peluang pemasaran di masa pandemi.

"Sebanyak 420 UMKM Mitra RKB Pertamina memproduksi barang dan jasa kebutuhan penanggulangan bantuan COVID-19. Sedangkan sebanyak 176 UMKM Mitra Binaan unggulan Pertamina yang masuk dalam program kemitraan juga telah diberdayakan agar bisa tetap produktif di masa pandemi," terang Fajriyah.

"Rumah kreatif BUMN adalah rumah bersama untuk berkumpul belajar dan membina para pelaku UKM menjadi UKM Indonesia yang berkualitas serta sebagai wadah bagi langkah kolaborasi BUMN dalam bentuk Digital Economy System melalui pembinaan bagi UKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UKM itu sendiri," sambungnya.

Adapun produk yang dihasilkan oleh mitra binaan, lanjut Fajriyah adalah produk-produk yang dibutuhkan oleh Pertamina sebagai bantuan kepada masyarakat seperti multivitamin herbal, sabun, hand sanitizer, disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD), masker kain non medis, minuman kesehatan seperti jahe, kuliner, hingga pengelasan.

Salah satu UMKM Jocce mitra binaan Pertamina Region V Jatim Balinus, pengrajin sepatu kulit dari Sidoarjo, Ali bersyukur karena di masa pandemi ini Pertamina membantu dengan adanya pesanan masker.

"Alhamdulillah, di masa pandemi ini, Pertamina membantu kami dengan adanya pesanan masker. kami dapat memproduksi masker non medis yang sebenarnya bukan lini bisnis kami dengan berbagai penyesuaian sebelum akhirnya memproduksi secara massal sesuai dengan rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Masker yang dibuat mencapai 20.000 unit per bulan hingga akhirnya dapat bertahan dengan beralih usaha Ali.

Sementara itu, pemilik UMKM jahe merah Cangkir Mas, Dahrul Mahbar awalnya mengaku sempat khawatir karena pandmei COVID-19 meraba. Namun kekhawatirannya berubah menjadi berkah setelah Pertamina memanfaatkan produk jahe merah miliknya untuk disalurkan sebagai bantuan dalam program Pertamina Peduli.

"Kini minuman herbal produk jahe merah kami banyak dicari masyarakat. Alhamdulillah penjualan di masa COVID-19 ini semakin meningkat, omset bertambah 50 persen, senilai lebih dari Rp 100 juta," ungkap Dahrul.

Mitra binaan unggulan yang melalui program kemitraan Pertamina tersebar di seluruh Indonesia dan dikoordinir oleh Marketing Operation Region da Refinery Unit Pertamina. Pertamina juga telah mengaktifkan 29 RKB yang hingga kini telah membawahi 6.518 mitra binaan.



Simak Video "Kadin DKI: Penjualan Lewat Media Digital Selama Pandemi Meningkat"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)