Miliarder yang Cuan dan Boncos di Tengah Corona

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 25 Mei 2020 08:00 WIB
Azim Premji, chairman of Wipro Ltd., poses for a photograph following a television interview in Davos, Switzerland, on Wednesday, Jan. 25, 2012. The 42nd annual meeting of the World Economic Forum will be attended by about 2,600 political, business and financial leaders at the five-day conference. Photographer: Simon Dawson/Bloomberg via Getty Images
Foto: Getty Images
Jakarta -

Pandemi COVID-19 membuat perekonomian global merosot tajam. Hal ini juga mempengaruhi ekonomi-ekonomi di berbagai negara.

Para miliarder pun juga terdampak pandemi ini. Ada beberapa miliarder yang mendapat keuntungan ada pula yang menderita kerugian.Siapa saja mereka? Berikut berita selengkapnya:

Miliarder Untung

Mengutip CNBC.com bos Amazon Jeff Bezos mencatatkan kenaikan kekayaan hingga US$ 34,6 miliar. Kekayaan Bezos juga meningkat 31% menjadi US$ 147 miliar. Sedangkan mantan istri Bezos juga mengalami peningkatan kekayaan menjadi US$ 48 miliar.



Sementara itu untuk bos Facebook Mark Zuckerberg mencatatkan kenaikan kekayaan 46% menjadi US$ 80 miliar. Kemudian bos Tesla, Elon Musk juga mencatatkan pertumbuhan keuntungan yang tinggi selama dua bulan ini. Kekayaannya naik 48% menjadi US$ 36 miliar.

Laporan Tax Fairness and The Institute for Policy Studies menjelaskan peningkatan kekayaan ini terjadi pada bisnis yang bergerak di bidang teknologi. Selain itu, kekayaan bersih miliarder asal AS juga naik 15% selama 2 bulan menjadi US$ 3,382 triliun dari sebelumnya US$ 2,948 triliun.

Posisi orang terkaya masih ditempati Bezos, Bill Gates, Zuckerberg, Warren Buffett dan Larry Elison.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang hingga 13 Agustus"
[Gambas:Video 20detik]