Erick Thohir: 90% BUMN Terdampak COVID-19

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 26 Mei 2020 15:26 WIB
Pengusaha Erick Thohir melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik hari ini usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan keduanya periode tahun 2019-2024 bersama Wapres Maruf Amin. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.
Foto: Antara Foto/Wahyu Putro A
Jakarta -

Virus Corona atau COVID-19 memberi dampak pada dunia usaha, termasuk BUMN. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, sebanyak 90% terdampak Corona.

"Saya rasa 90% BUMN terkena COVID-19 hanya 10% yang tidak rentan COVID," kata Erick dalam sebuah webinar, Selasa (26/5/2020).

Dia menuturkan, sektor yang masih bertahan dari Corona antara lain telekomunikasi, farmasi, dan perkebunan yang berhubungan dengan makanan.

"Salah satunya tentu di industri telekomunikasi, lainnya industri farmasi, lalu perkebunan yang berhubungan makanan," ujarnya.

Sebab itu, Erick menuturkan, sejumlah langkah dilakukan untuk memperkuat BUMN. Erick menyebut, salah satu yang ditempuh ialah membentuk kluster BUMN.

"Makanya tadi menyiapkan roadmap ketahanan energi, pangan, kesehatan supaya semuanya ini kluster-kluster yang ada di BUMN tidak jumlahnya sebanyak hari ini ada 27. Nanti klusternya ada 12 dan masing kluster ada supply chainnya," jelasnya.

"Farmasi dengan rumah sakit menjadi satu kluster, semen dengan karya-karya akan menjadi kluster supaya apa, supply chain-nya karena ke depan ditantang dalam 3 hal setelah COVID (yakni) teknologi, logistik dan tentu namanya bagaimana bisa berdikari sendiri mempertahankan supply chainnya," sambungnya.



Simak Video " Ini Aturan New Normal bagi Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)