100 Apple Store Kembali Dibuka

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 27 Mei 2020 10:13 WIB
BEIJING, CHINA - JANUARY 07:  Customers look at iPhones on display at an Apple Store on January 7, 2019 in Beijing, China. Apple Inc. lowered its revenue guidance last week, blaming Chinas slowing economy and weaker than expected iPhone sales, as the companys chief executive officer Tim Cook said in a letter to investors the sales problems were primarily in its Greater China region that accounts for almost 20 percent of its revenue and includes Hong Kong and Taiwan. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)
Foto: Getty Images
San Francisco -

Apple membuka kembali lebih dari 100 gerai ritelnya di Amerika Serikat (AS) pekan ini. Social Distacing akan tetap berlaku dengan mengurangi konsumen yang masuk ke toko. Sebelumnya seluruh toko Apple di AS telah ditutup guna menahan penularan virus Corona.

Sebagian besar toko hanya akan menawarkan layanan curbside atau etalase, yang berarti pelanggan dapat mengunjungi toko jika sudah janji dan memesan secara online.

Sedangkan, sekitar 40 toko di Arizona, California, Florida, Georgia, Nevada, Carolina Selatan, Texas dan Virginia akan memungkinkan konsumen masuk ke toko. Apple mulai membuka kembali gerai ritel di AS awal bulan ini, dimulai dengan beberapa toko di Idaho, South Carolina, Alabama, dan Alaska.

Perusahaan tetap menjaga keamanan dan kesehatan karyawan dan konsumennya dengan melengkapi toko dengan pemeriksaan suhu dan mewajibkan karyawan dan kosumen untuk menggunakan masker.


"Kami berkomitmen untuk membuka kembali toko kami dengan cara yang sangat bijaksana dengan kesehatan dan keselamatan pelanggan dan tim kami sebagai prioritas utama kami," kata pihak Apple. Dikutip dari CNN, Rabu (27/5/2020).

Apple memiliki 510 toko di seluruh dunia, 271 di antaranya berada di Amerika Serikat. Perusahaan sejauh ini telah membuka kembali sekitar 100 toko di seluruh dunia, termasuk di China, Austria, Australia, Jerman dan Korea Selatan.



Simak Video "TikTok Hilang dari Play Store dan App Store India"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)