Updated

Pemerintah Siapkan Skenario Pelaksanaan Protokol New Normal

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 27 Mei 2020 16:47 WIB
Rencana penerapan new normal membawa harapan baru bagi perekonomian Indonesia. Penerapan new normal dipandang sebagai upaya adaptasi di tengah pandemi COVID-19.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pihaknya tengah membuat rencana uji coba atau simulasi penerapan skenario new normal. Rencananya pekan depan simulai new normal tersebut sudah bisa mulai berjalan.

"Pembukaan pada minggu depan, serta melakukan sosialisasi, edukasi, pengawasan dan penegakan hukum yang tegas," ujar Airlangga dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Rabu (27/5/2020).

Menurut Airlangga, simulasi ini akan dijalankan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, serta dikawal oleh TNI dan POLRI demi memastikan simulasi tersebut berjalan semestinya dan terhindar dari gelombang kedua COVID-19.

"TNI dan Polri akan mengawal serta berkoordinasi di tempat-tempat keramaian untuk menjaga kedisiplinan masyarakat agar tidak terjadi secondary wave," sambungnya.

Bila selama simulasi new normal dijalankan ada peningkatan kasus COVID-19 yang signifikan maka kemungkinan pemerintah membatalkan aturan tersebut.

"Data-data yang sifatnya dinamis tersebut juga akan terus dikoordinasikan sesuai dengan situasi dan keadaan di daerah masing-masing," tegasnya.

Hal itu merupakan syarat perlu yang harus dipenuhi jika ingin menyesuaikan kebijakan PSBB. Syarat perlu ini terdiri atas perkembangan COVID-19 itu sendiri, pengawasan terhadap virus/Kesehatan publik, kapasitas pelayanan kesehatan, persiapan dunia usaha, dan respons publik.

Simulasi ini terutama akan dijalankan di daerah-daerah yang belum pernah terinfeksi COVID-19 atau sudah tidak ada kasus positif.

Selanjutnya
Halaman
1 2