Toyota Siap Geser GM Jadi No.1

Toyota Siap Geser GM Jadi No.1

- detikFinance
Rabu, 21 Des 2005 11:03 WIB
Jakarta - General Motors (GM) kondisinya kian terseok-seok. Toyota Motor Jepang pun siap menggantikan posisi GM sebagai produsen mobil paling top sedunia pada tahun 2006.Jika dilihat dari target penjualan tahun 2006, nyata sekali bahwa Toyota sangat siap untuk menggeser posisi GM.Angka penjualan Toyota pada tahun 2005 diperkirakan mencapai 8,25 juta unit. Sementara GM sebanyak 9,08 juta, yang berarti turun dibandingkan tahun 2004 sebanyak 9,089 juta.Namun Toyota, seperti diungkapkan Presiden Katsuaki Watanabe, menargetkan angka penjualan Toyota pada tahun 2006 naik hingga 10 persen menjadi 9,06 juta mobil pada tahun 2006.Sedangkan GM hanya menargetkan penjualan yang sama dengan tahun 2005. Dan GM diperkirakan tidak banyak melakukan ekspansi, mengingat keuangannya tidak memungkinkan.Perusahaan yang sempat diisukan akan bangkrut ini bahkan masih harus berjuang melakukan restrukturisasi. Jadi jangankan ekspansi, GM bahkan harus melakukan PHK massal dan menutup sejumlah pabriknya.Analis dari BNP Paribas Scurities, Yasuhiro Matsumoto mengatakan, jika kondisi GM tak kunjung membaik, maka Toyota akan menggantikan GM sebagai produsen otomotif terbesar di dunia."Toyota selalu menggunakan gambaran yang konservatif. Jadi saya rasa mereka dapat mencapai target yang sudah ditetapkan. Toyota akan segera menyusul GM tahun depan, meski dengan tingkat pertumbuhan yang sama dengan saat ini," ujar Matsumoto seperti dilansir AFP, Rabu (21/12/2005).Sementara Watanabe mementahkan soal ide menjadi nomor satu itu. "Saya tidak peduli apakah perusahaan menjadi nomor satu di dunia atau tidak," tegasnya.Watanabe juga membantah adanya kemungkinan selisih perdagangan dengan AS seperti yang terjadi pada era tahun 80-an dan 90-an saat kendaraan dari Jepang dan ekspor teknologi tingginya menguasai AS. "Saya kira konflik perdagangan antara Jepang dan AS tidak akan menjadi serius," ujar Watanabe dengan pede. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads