Simak Panduan Bisnis Supaya Cuan saat New Normal

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 28 Mei 2020 16:35 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pemerintah sedang menyiapkan era normal yang baru atau new normal dengan beraktivitas di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Presiden Komisaris SEA Group, Induk Perusahaan dari Shopee, Pandu P. Sjahrir menyebut situasi ini harus dihadapi semua pihak, baik masyarakat luas dalam kehidupan sosial sehari-hari maupun dalam dunia usaha.

"New normal berarti new reality. Harapan saya dengan new normal ini kita lebih mempunyai empati dan perhatian terhadap kesehatan (healthy behaviour) dan juga lingkungan (healthy environment)," ujar Pandu dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Kamis (28/5/2020).

Pandu yang banyak bergelut dalam bidang investasi untuk startup merasa keadaan ini adalah kesempatan emas untuk membuat paradigma baru dalam dunia startup. Menurutnya, startup harus mencari solusi di tengah kondisi new normal nantinya.

"Paling simpel adalah beberapa kondisi seperti UMKM yang sekarang harus mulai menjual barangnya melalui e-commerce, pelajar harus mulai terbiasa belajar secara online, kemudian restoran yang sekarang mungkin harus mulai fokus ke urusan food delivery, sehingga harus menggunakan dapur utama atau central kitchen. Semua ini adalah peluang yang harus bisa ditangkap oleh pebisnis," ujarnya.

Kesempatan untuk dunia startup dan UMKM dinilai akan sangat besar karena perubahan behaviour orang dari offline ke online akan makin besar. Dunia perdagangan diyakini akan semakin beralih ke sistem online. Oleh karena itu, Pandu bilang, kesempatan ini harus secara serius digunakan UMKM untuk mempelajari dan beradaptasi dengan sistem tersebut.

"UMKM harus melihat efek-efek langsung dari perilaku konsumen dengan adanya efek PSBB dan WFH selama tiga bulan ini. Bisnis itu harus bisa terus merasakan perilaku konsumennya, termasuk efek new normal kepada masyarakat dan pola konsumsinya," imbuhnya.

Beberapa bisnis yang menurut Pandu akan mendapat manfaat dari adanya era new normal adalah sektor e-commerce, logistik, cloud kitchen atau dapur kolektif, jasa antar makanan, dan sebagainya. Dengan adanya perubahan pola hidup masyarakat yang diyakini akan lebih memanfaatkan teknologi dan menjalani pola hidup sehat, maka sektor tersebut dengan sendirinya akan semakin berkembang dalam beberapa waktu ke depan.

Seperti diketahui, pemerintah telah menerbitkan beberapa panduan dalam menghadapi situasi new normal. Salah satunya tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.



Simak Video "2.000 Personel Polisi di Sulsel Siap Kawal New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)