PNS Nakal yang Tak Patuh Aturan New Normal Bisa Dipecat

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 30 Mei 2020 13:00 WIB
Pemerintah membatalkan cuti bersama di tanggal 22 Mei 2020. Itu artinya PNS dan pegawai BUMN pun tetap bekerja H-2 jelang lebaran.
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Pemerintah menetapkan new normal buat PNS mulai 5 Juni. Kebijakan ini diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 58 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Tatanan Normal Baru.

Salah satu aturan dalam SE tersebut adalah PNS bisa bisa bekerja dari rumah (work from home/WFH) maupun dari kantor (work from office/WFO) dengan mengacu pada protokol pencegahan COVID-19. Selain itu, SE tersebut juga mengatur sanksi bagi PNS yang terbukti melanggar kebijakan normal.


Pada poin C tentang disiplin pegawai ditegaskan sanksi bagi PNS yang melanggar aturan new normal mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Berikut daftar sanksi bagi PNS menurut PP 53/2010:

Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin

Pasal 7

(1) Tingkat hukuman disiplin terdiri dari:

a.hukuman disiplin ringan;

b.hukuman disiplin sedang; dan

c.hukuman disiplin berat.


(2) Jenis hukuman disiplin ringan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari:

a.teguran lisan;

b.teguran tertulis; dan

c.pernyataan tidak puas secara tertulis.


(3) Jenis hukuman disiplin sedang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari:

a.penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun;

b.penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun; dan

c.penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun.


(4) Jenis hukuman disiplin berat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri dari:

a.penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun;

b.pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah;

c.pembebasan dari jabatan;

d.pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS; dan

e.pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.

Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2