Pelindo II Cetak Pendapatan Rp 3,5 T di Tengah Corona

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 31 Mei 2020 16:45 WIB
Suasana bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Minggu (23/11/2015) kemarin. PT Pelabuhan Indonesia II optimis meraih cashflow atau arus kas sebesar 246 juta dollar Amerika dari sewa JICT, Terminal Koja dan CT1 New Priok. Perbaikan demi perbaikan dari segala lini untuk mewujudkan Pelabuhan terbaik ditingkat dunia terus dibenahi oleh PT Pelindo meskipun sampai saat ini dwelling time di Priok masih tinggi. Dewan Pelabuhan Tanjung Priok (DPTP) masih kecewa dengan belum dilaksanakannya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 117/2015 tentang Pemindahan Barang yang melewati waktu penumpukan di Pelabuhan Tanjung Priok untuk menekan masa inap barang (dwelling time). (Foto: Rachman H
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/Pelindo II atau IPC membukukan pendapatan sebesar Rp 3,5 triliun pada periode Januari-April 2020. Pendapatan perusahaan pelat merah ini masih terjaga meski kondisi global terdampak Corona.

"Memang trafik peti kemas pada periode Januari hingga April 2020 turun 4,8%. Namun pendapatan perseroan masih terjaga. Salah satu penopangnya adalah tumbuhnya kinerja beberapa anak perusahaan," kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono dalam keterangannya, Minggu (31/5/2020).

Dia mencontohkan, kinerja PT Jasa Armada Indonesia (JAI) yang merupakan anak perusahaan IPC tumbuh signifikan. Pada kuartal pertama, pendapatan usaha JAI naik 20% dibandingkan periode yang sama tahun 2019, dari Rp 154 miliar menjadi Rp 184 miliar. Dia menuturkan, IPC telah melakukan antisipasi dampak Corona jauh-jauh hari.

"Salah satu antisipasi yang kami lakukan adalah mengatur penugasan yang efektif di seluruh terminal, sehingga semua kapal yang bersandar terlayani sesuai jadwal kedatangan. Sejak awal virus Corona merebak, IPC tetap beroperasi dan memastikan semua aktivitas kapal barang di pelabuhan terlayani," jelasnya.
Sejauh ini, IPC belum merevisi target pendapatan tahun 2020. Perseroan masih melihat situasi hingga akhir Juni untuk merevisi target-target tahun 2020.

Sebagai informasi, pada tahun 2019 IPC mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 11,14 triliun dengan laba bersih sebesar Rp 2,5 triliun.

"Kita harapkan di era normal baru ini pandemi COVID-19 bisa dikendalikan sehingga perkonomian global bergerak, dan arus peti kemas terus meningkat hingga kuartal keempat tahun 2020," kata Arif.



Simak Video "Pelindo II: Aktivitas Kargo Turun 6,5% Terimbas Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)