Blak-blakan Airlangga Hartarto: New Normal & Kebangkitan Ekonomi RI

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 01 Jun 2020 07:00 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Foto: Screen Shot Video 20detik
Jakarta -

Rencana pemerintah yang ingin menerapkan tatanan hidup kenormalan baru atau new normal banyak diperdebatkan. Sebenarnya apa yang diinginkan pemerintah dengan pengurangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) itu?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan itu dalam wawancara eksklusif, Blak-blakan dengan detikcom.

Tentu ada alasan ekonomi yang mendasari penerapan new normal tersebut. Pemerintah tak ingin pandemi Corona berubah menjadi pandemi PHK.

Oleh karena itu, dengan menerapkan kehidupan kenormalan baru, pemerintah yakin ekonomi RI bisa kembali bangkit dari keterpurukan.


Meski begitu, penerapan new normal tidak semudah itu dilakukan. Ada beberapa syarat mutlak yang harus terpenuhi suatu daerah untuk menerapkan new normal.

Airlangga juga menegaskan penerapan new normal akan dilakukan dengan protokol baru yang ketat. Pengawasan juga dilakukan secara ketat. Jika muncul gelombang kedua dari wabah COVID-19 maka penerapan new normal bisa dibatalkan.

Tak hanya itu, Airlangga juga menjawab tentang Kartu Pra Kerja yang pendaftaran gelombang keempatnya hingga kini belum dibuka. Ada apa sebenarnya? Apakah karena program ini dihujani kritikan pedas?

Tonton wawancara eksklusif detikcom dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Blak-blakan yang tayang pada pukul 09.00 WIB.

[Gambas:Video 20detik]






Tekno
(das/hns)