Luhut Bilang Dampak Corona ke Pariwisata Lebih Parah dari Aksi Teror

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 02 Jun 2020 20:00 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, sektor pariwisata akan pulih sekitar 10 bulan karena Corona. Dampak tersebut lebih panjang dari serangan teror yang berdampak sekitar 2 bulan.

Sehingga, Luhut menuturkan, dampak Corona sangat menyakitkan.

"Menyangkut masalah pariwisata dari studi yang kita lakukan, memang kalau ada serangan teror mungkin 2 bulan akan susah. Tapi, kalau ada masalah COVID ini, itu dihitung 10 bulan dia baru bisa recovery," ujarnya dalam sebuah webinar, Selasa (2/6/2020).

"Jadi betul-betul painful banget buat kita," ujarnya.

Oleh karena itu, Luhut mengatakan, salah satu cara untuk menangkal dampak Corona ialah dengan menggenjot turis domestik. Di mana, lanjut Luhut, saat ini porsi wisatawan domestik masih 55%.

"Nah apa yang masih bagus untuk turis ini, turis domestik. Kalau kita lihat turis domestik 55%, kita mau supaya seperti negara-negara lain 70% dan itu akan membaut ekonomi cukup berputar," jelasnya.

Dia melanjutkan, titik-titik wisata akan diperbaiki. Menurutnya, titik-titik pariwisata itu akan lebih bagus pada September atau Oktober tahun ini.

"Oleh karena itu kita memperbaiki spot-spot turis sehingga orang datang, spot turis lebih bagus pada bulan-bulan Septermber-Oktober tahun ini," ungkapnya.



Simak Video "Covid-19 di Bali Meningkat, Luhut Batasi Kunjungan Turis"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)