Kementerian BUMN Bicara soal PHK Pilot Garuda

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 03 Jun 2020 18:30 WIB
Runut Kisruh Laporan Keuangan Garuda
Foto: Tim Infografis/Mindra Purnomo
Jakarta -

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merespons isu pemutusan hubungan kerja (PHK) pada pilot Garuda Indonesia, khususnya yang berstatus kontrak. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya menyerahkan hal tersebut kepada manajemen.

Dia meminta maskapai pelat merah ini untuk menghitung dampak Corona, baik dari sisi bisnis maupun efisiensi yang dilakukan. Menurutnya, Garuda punya sejumlah pilihan, termasuk pilihan yang sulit untuk ditempuh manajemen.

"Kita serahkan kepada manajemen Garuda untuk menghitung dampak dari Corona, konsekuensi terhadap binisnya termasuk efisiensi-efisiensi yang dilakukan supaya Garuda tetap bisa bertahan dan bisa operasi. Pasti mereka punya pilihan-pilihan, kita tahu pilihan-pilihan yang sulit," katanya dalam teleconference, Selasa kemarin (2/6/2020).

Arya bilang, keputusan yang diambil Garuda pasti telah dihitung secara matang.

"Sehingga bagi kita, keputusan yang diambil Garuda pasti yang dipikirkan secara matang, baik secara bisnis maupun manajemen," jelasnya.

Berdasarkan sumber detikcom, ada sekitar 150 pilot berstatus kontrak yang menjadi korban efisiensi maskapai pelat merah ini.

"Ini untuk Garuda saja yang sudah ini, dalam terikat dalam perjanjian kontrak sekitar 150, itu rata-rata captain semua," kata dia kepada detikcom.

Menurut dia, sebanyak 150 pilot Garuda ini mulai tidak bekerja lagi per 1 Juni 2020. Keputusan ini, lanjutnya, dampak hantaman COVID-19 terhadap industri penerbangan tanah air. Pandemi Corona awalnya menghantam sektor pariwisata nasional, setelah itu baru merembet ke industri penerbangan.

Dia pun memprediksi keputusan PHK kepada pilot garuda akan terus bertambah, setidaknya ada sekitar 700 pilot termasuk yang status pegawai tetap akan terkena.

"Kita memprediksi kemungkinan di Garuda terjadi pengurangan sampai 700 pilot totalnya," ungkapnya.



Simak Video "Gojek Beri Paket Pesangon ke 430 Karyawan yang Kena PHK"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)