Begini Cara Kerja Karyawan BUMN Konstruksi di Era New Normal

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 03 Jun 2020 19:25 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Seperti BUMN lainnya, PT PP Tbk juga menyatakan siap menerapkan skenario normal baru atau new normal. Perusahaan juga telah menyiapkan protokol agar tetap bisa beroperasi di tengah pandemi virus Corona.

Penerapan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri BUMN dalam surat edaran yang tertuang Nomor S-336/MBU/05/2020 tanggal 15 Mei 2020 tentang
Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.

Untuk mendukung program Pemerintah tersebut, PTPP telah membentuk tim Task Force New Normal yang dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi Nomor: 83/SK/PP/DIR/2020 tanggal 18 Mei 2020.

Skenario New Normal PTPP dibagi menjadi 4 protokol, yaitu Working From Office (WFO), Working From Home (WFH), Working From Project (WFP) dan Working From Site (WFS). Protokol tersebut dibuat dengan tujuan untuk memastikan seluruh aktivitas operasi perusahaan baik di kantor, rumah, proyek, dan anak perusahaan beserta afiliasi dapat berjalan dengan baik dan optimal.

"Kami sangat optimistis dapat melaksanakan new normal di lingkungan kerja PTPP. Manajemen berharap dengan dilaksanakannya new normal ini dapat mendorong proses pemulihan ekonomi Indonesia di mana tahapan pemulihan ini rencana akan diterapkan oleh Pemerintah dalam beberapa fase," kata Direktur Utama PTPP Lukman Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/6/2020). .

"Saat ini, PTPP telah bersiap menghadapi kehidupan normal baru di lingkungan perusahaan dengan melakukan sosialisasi terhadap 4 protokol yang telah disiapkan tim Task Force kepada seluruh manajemen dan karyawan perusahaan. Selain itu, protokol tersebut juga akan disosialisasikan kepada pelanggan, pemasok, mitra dan stakeholders perusahaan lainnya," tambahnya.

Dalam menghadapi new normal, PTPP juga mengembangkan teknologi digital melalui platform terbaru agar dapat mudah diakses oleh segenap insan perusahaan. Perusahaan meyakini dengan era new normal ini, perkembangan teknologi digital menjadi kebutuhan utama guna menjalankan aktivitas operasi.



Simak Video "Menikmati Alam Hingga Spot Instagramable di Kota Kembang"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)