Ramayana PHK 421 Karyawan

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 04 Jun 2020 08:15 WIB
Ramayana Department Store
Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta -

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada ratusan karyawannya. Perusahaan mengaku bila bisnisnya terganggu oleh pandemi COVID-19.

Dikutip dari keterbukaan informasi yang dirilis di portal Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/6/2020), department store alias toko serba ada yang menjual produk gaya hidup tersebut mem-PHK 421. Saat ini pihaknya mempekerjakan 5.475 karyawan.

Dalam keterangan yang dimuat, operasional toserba Ramayana terbatas akibat pandemi virus Corona. Hal itu terjadi dalam periode April hingga Mei.

"Pembatasan operasional hampir di seluruh bisnis department store selama bulan April-Mei," demikian keterangan emiten berkode RALS.

Selain itu ada 2.700 pegawai yang terdampak dengan status seperti pemotongan gaji hingga 50%.

Imbas pandemi COVID-19, pihak Ramayana memperkirakan terjadi penurunan pendapatan 25-50% pada periode yang berakhir 31 Maret-30 April 2020. Sementara dari sisi laba perusahaan, diperkirakan akan terpangkas sebesar 75%.

Untuk mengatasi dampak virus Corona, pihaknya meningkatkan penjualan secara online melalui berbagai platform yang tersedia, baik website, WhatsApp maupun e-commerce.

Berapa total angka PHK nasional? Lanjut di halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Gojek Beri Paket Pesangon ke 430 Karyawan yang Kena PHK"
[Gambas:Video 20detik]