Mal Cuma Boleh Dibuka 50%, Pengusaha Bakal Pangkas Karyawan?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 07 Jun 2020 13:00 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Mal di Jakarta akan dibuka kembali, syarat yang diberikan dari Pemprov DKI Jakarta adalah mal hanya boleh menerima pengunjung 50% dari jumlah kapasitas saja. Pembukaannya sendiri akan dilakukan per tanggal 15 Juni 2020.

Namun, kebijakan ini menurut Ketua APPBI Dewan Pengurus Daerah (DPD) DKI Jakarta Ellen Hidayat akan mempengaruhi kinerja para tennant di dalam mal karena pengunjungnya pasti akan berkurang. Imbasnya, Ellen mengatakan para tenant akan mengurangi karyawan.

Seiring dengan keputusan mal hanya melayani kapasitas 50% saja, Ellen menegaskan karyawan yang dipekerjakan akan dikurangi juga 50%.

"Secara logika saja bila pengunjungnya berkurang maka tentunya pendapatan akan berkurang. Karena pendapatan para tenant adalah dari traffic pengunjung. Demikian pula jumlah karyawan juga akan berkurang sekitar 50% pada tahap awal dibukanya pusat belanja," jelas Ellen dalam keterangannya, Minggu (7/6/2020).

Dia menyatakan daya serap karyawan di mal cuma 50% dari seluruh karyawan yang ada pada pembukaan mal di masa transisi PSBB tahap I. Dia meminta sisa karyawan yang nantinya belum bisa bekerja untuk bersabar kembali bekerja setelah keadaan membaik.

"Saat transisi tahap I ini, daya serap karyawan paling banyak juga sekitar 50%. Artinya ada sekitar 50% karyawan yang harus bersabar untuk dipekerjakan kembali bilamana keadaan sudah membaik. Ini butuh waktu juga," ungkap Ellen.

Pengurangan karyawan ini juga dilakukan karena dampak virus Corona telah menghantam keras bisnis pusat perbelanjaan. Dia menjelaskan selama masa PSBB pun baik pengelola maupun tenant tak mendapatkan pendapatan apa pun. Ujungnya pengurangan tenaga kerja bisa dilakukan.

"Dampak keganasan COVID-19 menimpa semua lini bisnis termasuk pengelola pusat belanja. Di mana secara finansial kedua pihak baik pengelola mal maupun tenant juga tidak mendapatkan income sama sekali dan berakhir juga dengan pengurangan tenaga kerja," kata Ellen.



Simak Video "Kembali Dibuka, Begini Situasi Pondok Indah Mall"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)