Gaji Guru Honorer Cuma Rp 200.000/Bulan, Duitnya Bisa Dipakai Apa?

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2020 11:00 WIB
wallet with rupiah money inside in front of computer laptop monitor screen, online transaction concept
Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta -

Seorang guru honorer di Purworejo bernama Yan Budi Nugroho viral setelah membagikan cara mengatur keuangan dengan upah Rp 200.000 agar cukup selama satu bulan.

Lewat akun Twitternya @yanbudi18, ia membeberkan ketika dapat upah, pertama langsung ia berikan kepada ibunya sebesar Rp 20.000 untuk membeli kebutuhan bumbu dapur. Uang segitu cukup karena untuk lauk-pauk tinggal ambil dari kebun.

"Saya masih tinggal sama orang tua. Jadi untuk kebutuhan makan, listrik, air atau apapun itu masih nebeng sama orang tua. Terus masalah makan saya juga bertani jadi untuk beras itu punya sendiri, nggak beli. Masalah sayur-mayur banyak di pekarangan bisa metik misalnya daun singkong, jadi untuk kebutuhan makan memang pengeluarannya tidak banyak," kata Yan saat dihubungi detikcom, Selasa (9/6/2020).

Kedua, tidak lupa ia menyisihkan Rp 40.000 untuk keperluan beli bensin selama satu bulan. Baginya lebih baik tidak ada uang daripada tidak ada bensin.

"Soalnya kalo punya bensin masih bisa untuk ngojek," ucapnya.

Ketiga, untuk mengajak pacarnya makan di luar dengan anggaran Rp 30.000 per bulan. Yan bilang, anggaran untuk pacar maksimal hanya Rp 50.000 per bulan.

"Yah lumayanlah bisa makan bakso. Minumnya es teh manis buat doi, aku es teh tawar aja. Biar doi dapat lauk kerupuk 1. Es teh manis 3k, es teh tawar 2k jadi sisa 1k pas buat beli kerupuk 1," jelasnya.

Keempat, untuk memberikan hadiah kepada anak-anak muridnya yang memiliki nilai bagus berupa permen. Ia selalu menyisihkan Rp 30.000 per bulan dengan rincian Rp 1.000 untuk satu hari.

"Mereka akan mau diajak kerja sama ketika mereka menganggap saya sebagai idolanya, ketika hati mereka bisa saya dapatkan. Untuk itu ketika saya ngasih tugas ada anak yang nilainya bagus saya kasih permen. Senyum anak kecil yang saya kasih permen sangat membekas di imajinasi saya," imbuhnya.

Kelima, untuk jajan sendiri dengan anggaran Rp 60.000 per bulan atau sehari tidak lebih dari Rp 2.000. Terakhir untuk tabungan menikah yang disisihkan sebesar Rp 20.000 per bulan.

"Walaupun hasilnya tetap nggak banyak tapi paling nggak, ada duit kalau misalnya ngebet nikah udah bisa ke KUA," katanya.

Bola Eropa


Simak Video "Guru Honorer Gaji Minus Curhat, Kemenag Banten Prihatin"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)