Sudah Terbukti, 5 Tips Sukses Bisnis Frozen Food Saat Pandemi

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 18 Jun 2020 19:35 WIB
Makanan beku
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pandemi virus Corona (COVID-19) nyatanya telah meningkatkan angka pengangguran di masyarakat. Tak sedikit pekerja sudah dirumahkan tanpa gaji bahkan jadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Bukan hanya pekerja yang jadi korban, pebisnis juga merasakan hal serupa. Banyak bisnis yang gulung tikar gegara Corona.

Akhirnya, alih profesi atau alih bisnis menjadi pengusaha rumahan jadi solusi. Berbagai jenis bisnis makanan cepat saji pun bermunculan. Salah satunya bisnis makanan beku (frozen food).

Pengalaman alih bisnis ini dialami oleh Ronal Mediansyah pemilik Parkia Adventure, perusahaan yang bergerak di bidang team building dan outdoor games provider. Ia kini malah jadi penjual frozen food.

"Kondisi seperti ini memaksa kita untuk beralih ke bisnis hulu seperti ini, awalnya sih kami kepikiran mau jual sayur-sayuran, tapi kami sudah riset dan segala macam tapi ternyata persaingannya sudah terlalu banyak, akhirnya kami sebarkan kuesioner dan hasilnya mayoritas itu lebih suka dan tertarik dengan makanan jadi atau frozen food itu, maka akhirnya kami memilih frozen food," kata Ronal kepada detikcom, Kamis (18/6/2020).

Untuk memulai bisnis frozen food ini, ternyata hanya butuh modal sekitar Rp 5 juta - Rp 10 juta. Akan tetapi, selama 1,5 bulan berjalan, Ronal mampu mengumpulkan omzet hingga Rp 30 juta.

"Modal awal dan costnya itu tidak terlalu tinggi karena kita tidak perlu dapur dan tempat khusus seperti itu, waktu itu kurang lebih Rp 5-10 jutaan ya untuk beli bahan dan belajar ngolahnya itu, nah untuk omzet itu kurang lebih Rp 20-30 jutaan," ungkap Ronal.

Bagaimana Ronal bisa langsung cuan padahal baru pertama kali terjun di dunia bisnis makanan? Buka halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video " Tips Cuan Bisnis Frozen Food saat Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]