Pertamax Turun Jadi Rp 5.200
Senin, 26 Des 2005 11:06 WIB
Jakarta - Pertamina kembali berencana menurunkan harga Pertamax dan Pertamax Plus. Harga Pertamax diperkirakan akan turun dari Rp 5.400 menjadi Rp 5.200, sedangkan harga Pertamax Plus dari Rp 5.600 menjadi Rp 5.400."Pertamax dan Pertamax Plus turun mulai bulan depan. Penurunan diperkirakan akan sekitar 5 persen," kata Kepala Divisi BBM Pertamina Ahmad Faisal kepada detikcom, Senin (26/12/2005).Rencana penurunan harga Pertamax dan Pertamax Plus ini, sudah berada di meja direksi Pertamina untuk segera disetujui. "Saya belum bisa kasih harga pasti sekarang, karena belum ditandatangani," katanya.Penurunan harga BBM tidak hanya untuk jenis Pertamax dan Pertamax Plus saja. Akan tetapi harga untuk BBM industri juga akan mengalami penurunan. "BBM industri nonsubsidi akan turun sekitar 4 persen saja. Ini berlaku untuk semua jenis BBM industri," kata Faisal.Semua harga baru itu akan mulai berlaku pada tahun awal Januari tahun 2006. "Harga baru mulai berlaku pada tanggal 1 Januari tahun depan, jika sudah ditandatangani nanti," jelas Faisal.Penurunan harga BBM untuk industri dan Pertamax disebabkan karena harga minyak dan produk minyak di pasar internasional mengalami penurunan. "Selain itu, harga turun juga karena dipengaruhi oleh permintaan yang makin sedikit," urainya.Faisal membantah penurunan harga BBM untuk industri dan Pertamax ini terkait dengan masuknya sejumlah pemain asing di sektor hilir migas. "Ini tidak ada kaitannya dengan era persaingan baru bisnis hilir migas ini. Penurunan harga karena memang harga minyak di pasar internasional turun," urainya.
(mar/)











































