DPR-Mentan Rapat Tatap Muka Perdana di New Normal, Ini Hasilnya

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 22 Jun 2020 20:18 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo hadir dalam rapat bersama Komisi IV DPR. Rapat itu membahas program kerja Kementan 5 tahun ke depan.
Ilustrasi Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Komisi IV DPR RI hari ini untuk pertama kalinya menggelar rapat tatap muka kembali dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo beserta jajaran eselon I Kementan di periode new normal ini. Pertemuan tatap muka ini merupakan perdana setelah hampir 3 bulan hanya menggelar rapat melalui video conference.

Rapat tersebut berlangsung selama 5,5 jam. Rapat dimulai pada pukul 10.30 WIB, dan diakhiri oleh Ketua Komisi IV DPR RI Sudin dari fraksi PDIP pada pukul 16.00 WIB.

Ada 8 kesimpulan rapat, salah satunya penetapan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementan tahun anggaran (TA) 2021 melalui Surat Bersama Pagu Indikatif (SBPI) sebesar Rp 18,4 triliun. Berikut rincian kesimpulan rapatnya:

1. Komisi IV DPR RI menerima penjelasan atas Pagu Indikatif Kementan dalam RKA-K/L dan RKP-K/L tahun 2021 sebesar Rp 18.432.578.590.000 berdasarkan SBPI TA 2021 antara Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas nomor: S-376/MK.02/2020 dan B.310/M.PPN.D.8/PP.04.02/05/2020, dengan komposisi program per-Eselon I sebagai berikut:

a. Sekretariat Jenderal, sebesar Rp 1.764.543.174.000
b. Inspektorat Jenderal, sebesar Rp 99.581.831.000
c. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Rp 4.583.936.274.000
d. Direktorat Jenderal Hortikultura, Rp 956.146.411.000
e. Direktorat Jenderal Perkebunan, Rp 1.192.670.698.000
f. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rp 1.919.759.789.000
g. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Rp 3.032.440.445.000
h. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Rp 1.707.118.372.000
i. Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Rp 1.379.187.543.000
j. Badan Ketahanan Pangan, Rp 875.903.216.000
k. Badan Karantina Pertanian Rp 966.290.837.000

2. Komisi IV DPR RI mengapresiasi komitmen Mentan untuk menjamin tidak melakukan impor terhadap komoditas strategis yang dapat diproduksi secara optimal di dalam negeri.


Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ditanya soal Kalung Eucalyptus, Mentan: Puasa Ngomong"
[Gambas:Video 20detik]